Rem blong, truk hantam bus & mobil boks
Senin, 10 Maret 2014 - 18:24 WIB
Rem blong, truk hantam bus & mobil boks
A
A
A
Sindonews.com - Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di perempatan Kumpulrejo, Argomulyo.
Sebuah truk colt diesel AA 1789 GB menghantam Bus PO Pahala Kencana B 7189 JV dan mobil boks yang tidak diketahui identitasnya, Senin siang (10/3/2014).
Diduga kecelakaan ini disebabkan rem truk Mitsubishi yang dikemudikan Sukardi (42) warga Kalangan RT 01/02, Desa Adikarto, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Semarang tidak berfungsi alias blong.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hanya kerugian material yang ditimbulkan dari kecelakaan lalulintas ini mencapai puluhan juta rupiah.
Kecelakaan tersebut bermula ketika truk Mitsubishi colt diesel yang bermuatan pupuk tersebut melaju dari arah Kopeng, Kabupaten Semarang.
Saat melintasi turunan tajam beberapa ratus meter sebelum lokasi kejadian, mendadak rem truk tidak berfungsi.
Sopir truk langsung berusaha menghentikan laju kendaraan yang dikemudikannya dengan cara memindahkan perseneling ke gigi rendah. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan truk terus melaju.
Akhirnya sopir truk mengarahkan laju mobilnya ke tiang lampu traffic light perempatan Kumpulrejo lantaran di depan ada sejumlah kendaraan bermotor yang sedang berhenti di perempatan Kumpulrejo.
Truk langsung menghantam tiang traffic light dan terguling hingga menghantam Bus Pahala Kencana dan mobil boks yang melaju dari arah selatan (Tingkir). Namun mobil boks langsung kabur.
"Dari atas (arah Kopeng) laju truk sudah tidak terkendali. Akhirnya sopirnya menabrakan truk ke tiang lampu traffic light. Truk langsung terguling dan menabrak bus dan mobil boks," kata saksi mata kejadian Dipo (46) warga Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo.
Sopir Bus Pahala Kencana Agus (38) warga Jakarta menuturkan, kejadiaannya sangat cepat. Saat itu, bus yang dikendarainya melaju dengan kecepatan rendah. Tiba-tiba dihantam truk dari yang melaju dari Jalan Kopeng - Salatiga.
"Sebelum kejadian, saya berhenti karena lampu traffic light menyala merah. Setelah lampu menyala hijau, saya kembali menjalankan bus. Ketika jalan beberapa meter, langsung ditabrak truk dari jalur lain," ujarnya.
Sementara itu, pengemudi truk Sukardi menolak diwawancarai. "Sebentar Mas, saya masih bingung dan pusing," ujarnya.
Sebuah truk colt diesel AA 1789 GB menghantam Bus PO Pahala Kencana B 7189 JV dan mobil boks yang tidak diketahui identitasnya, Senin siang (10/3/2014).
Diduga kecelakaan ini disebabkan rem truk Mitsubishi yang dikemudikan Sukardi (42) warga Kalangan RT 01/02, Desa Adikarto, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Semarang tidak berfungsi alias blong.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hanya kerugian material yang ditimbulkan dari kecelakaan lalulintas ini mencapai puluhan juta rupiah.
Kecelakaan tersebut bermula ketika truk Mitsubishi colt diesel yang bermuatan pupuk tersebut melaju dari arah Kopeng, Kabupaten Semarang.
Saat melintasi turunan tajam beberapa ratus meter sebelum lokasi kejadian, mendadak rem truk tidak berfungsi.
Sopir truk langsung berusaha menghentikan laju kendaraan yang dikemudikannya dengan cara memindahkan perseneling ke gigi rendah. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan truk terus melaju.
Akhirnya sopir truk mengarahkan laju mobilnya ke tiang lampu traffic light perempatan Kumpulrejo lantaran di depan ada sejumlah kendaraan bermotor yang sedang berhenti di perempatan Kumpulrejo.
Truk langsung menghantam tiang traffic light dan terguling hingga menghantam Bus Pahala Kencana dan mobil boks yang melaju dari arah selatan (Tingkir). Namun mobil boks langsung kabur.
"Dari atas (arah Kopeng) laju truk sudah tidak terkendali. Akhirnya sopirnya menabrakan truk ke tiang lampu traffic light. Truk langsung terguling dan menabrak bus dan mobil boks," kata saksi mata kejadian Dipo (46) warga Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo.
Sopir Bus Pahala Kencana Agus (38) warga Jakarta menuturkan, kejadiaannya sangat cepat. Saat itu, bus yang dikendarainya melaju dengan kecepatan rendah. Tiba-tiba dihantam truk dari yang melaju dari Jalan Kopeng - Salatiga.
"Sebelum kejadian, saya berhenti karena lampu traffic light menyala merah. Setelah lampu menyala hijau, saya kembali menjalankan bus. Ketika jalan beberapa meter, langsung ditabrak truk dari jalur lain," ujarnya.
Sementara itu, pengemudi truk Sukardi menolak diwawancarai. "Sebentar Mas, saya masih bingung dan pusing," ujarnya.
(sms)