Pendaki misterius tewas di Gunung Lawu
Senin, 10 Maret 2014 - 15:37 WIB
Pendaki misterius tewas di Gunung Lawu
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pendaki tanpa identitas ditemukan tewas di sekitar Pos Bayangan jalur pendakian Gunung Lawu, Cemoro Kandang, Tawangmangu Karanganyar, Jawa Tengah Senin siang (10/3/2014).
Pejabat Humas Badan SAR Nasional, Pos Surakarta, Yohan Tri Anggoro, menyebutkan korban tersebut pertama kali ditemukan oleh Relawan Anak Gunung Lawu (AGL) pada pukul 12.00 WIB.
Ketika itu korban yang menggunakan celana doreng hitam dan kaus putih bertuliskan Sarangan Indah, itu ditemukan dalam kondisi terlentang dan tidak bernyawa.
Saat ditemukan oleh relawan AGL tersebut, tangan korban juga mengalami luka dan bengkak. Tidak hanya itu, jidat dan hidung korban juga mengalami luka yang cukup serius.
“Korban itu jenis kelaminnya laki-laki dengan usia sekitar 40 tahun dengan tinggi 170 sentimeter dan berambut cepak, akan tetapi sampai saat ini belum ditemukan identitas yang menyertai korban,” ujarnya.
Yohan menyebutkan, saat ini tim evakuasi yang terdiri dari Basarnas, Relawan AGL dan juga beberapa relawan lainnya sedang melakukan evakuasi terhadap korban.
Menurutnya, proses evakuasi akan memakan waktu yang cukup lama, mengingat medan yang dilalui cukup berat. “Kira-kira pukul 17.00 WIB, korban tiba di Pos Cemoro kandang,” pungkas Yohan.
Pejabat Humas Badan SAR Nasional, Pos Surakarta, Yohan Tri Anggoro, menyebutkan korban tersebut pertama kali ditemukan oleh Relawan Anak Gunung Lawu (AGL) pada pukul 12.00 WIB.
Ketika itu korban yang menggunakan celana doreng hitam dan kaus putih bertuliskan Sarangan Indah, itu ditemukan dalam kondisi terlentang dan tidak bernyawa.
Saat ditemukan oleh relawan AGL tersebut, tangan korban juga mengalami luka dan bengkak. Tidak hanya itu, jidat dan hidung korban juga mengalami luka yang cukup serius.
“Korban itu jenis kelaminnya laki-laki dengan usia sekitar 40 tahun dengan tinggi 170 sentimeter dan berambut cepak, akan tetapi sampai saat ini belum ditemukan identitas yang menyertai korban,” ujarnya.
Yohan menyebutkan, saat ini tim evakuasi yang terdiri dari Basarnas, Relawan AGL dan juga beberapa relawan lainnya sedang melakukan evakuasi terhadap korban.
Menurutnya, proses evakuasi akan memakan waktu yang cukup lama, mengingat medan yang dilalui cukup berat. “Kira-kira pukul 17.00 WIB, korban tiba di Pos Cemoro kandang,” pungkas Yohan.
(sms)