Korban tewas bus terjun ke jurang jadi 16 orang
Kamis, 06 Maret 2014 - 15:05 WIB
Korban tewas bus terjun ke jurang jadi 16 orang
A
A
A
Sindonews.com - Korban tewas akibat Bus Az-Zahra yang terjun ke jurang di Jalan poros Mangkutana, Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur menjadi 16 orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, 11 diantaranya merupakan warga Desa Timpuseng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Saat ini baru sekitar 8 orang yang berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Menurut Kepala Desa Timpuseng, Firdaus Aming, bus ini memang sering mengangkut penumpang dari Kecamatan Camba menuju Poso. Sehingga dia memastikan sebagian besar penumpang bus itu merupakan warga Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.
"Umumnya warga merupakan petani yang bertani di dua tempat, yakni jika musim menanam padi di Camba, maka mereka ke Camba untuk menggarap sawahnya. Tapi jika musim menanam di Poso, mereka kembali ke Poso untuk menanam di sana. Itulah sebabnya mereka berada di bus itu," jelasnya, Kamis (5/3/2014).
Selain warga Kecamatan Camba, dua penumpang bus lainnya merupakan warga Kecamatan Cenrana. Yakni Badra (40) warga Dusun Bululoe, Desa Rompegading, dan Syarifuddin (32) warga Dusun Moncongjai, Desa Rompegading.
Menurut Kades Rompegading, Arfah menjelaskan, dua orang warganya yang berangkat itu diketahuinya sejak tadi pagi. Hingga sekarang, pihaknya belum mendapatkan kabar terakhir kondisi warganya tersebut.
Sebelumnya Bus Zahra bertolak dari Kecamatan Camba, Kabupaten Maros menuju kota Poso, Rabu (5/3/2014) sekitar pukul 11.00 Wita.
Baca juga :
Bus jatuh ke jurang 8 penumpang tewas terpanggang
Berdasarkan informasi yang dihimpun, 11 diantaranya merupakan warga Desa Timpuseng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Saat ini baru sekitar 8 orang yang berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Menurut Kepala Desa Timpuseng, Firdaus Aming, bus ini memang sering mengangkut penumpang dari Kecamatan Camba menuju Poso. Sehingga dia memastikan sebagian besar penumpang bus itu merupakan warga Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.
"Umumnya warga merupakan petani yang bertani di dua tempat, yakni jika musim menanam padi di Camba, maka mereka ke Camba untuk menggarap sawahnya. Tapi jika musim menanam di Poso, mereka kembali ke Poso untuk menanam di sana. Itulah sebabnya mereka berada di bus itu," jelasnya, Kamis (5/3/2014).
Selain warga Kecamatan Camba, dua penumpang bus lainnya merupakan warga Kecamatan Cenrana. Yakni Badra (40) warga Dusun Bululoe, Desa Rompegading, dan Syarifuddin (32) warga Dusun Moncongjai, Desa Rompegading.
Menurut Kades Rompegading, Arfah menjelaskan, dua orang warganya yang berangkat itu diketahuinya sejak tadi pagi. Hingga sekarang, pihaknya belum mendapatkan kabar terakhir kondisi warganya tersebut.
Sebelumnya Bus Zahra bertolak dari Kecamatan Camba, Kabupaten Maros menuju kota Poso, Rabu (5/3/2014) sekitar pukul 11.00 Wita.
Baca juga :
Bus jatuh ke jurang 8 penumpang tewas terpanggang
(sms)