Warga tutup paksa SPBU campur air

Rabu, 05 Maret 2014 - 18:32 WIB
Warga tutup paksa SPBU...
Warga tutup paksa SPBU campur air
A A A
Sindonews.com - Puluhan pengendara sepeda motor berunjukrasa di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.672.05, di Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Mereka menutup paksa SPBU, karena diduga menjual bahan bakar jenis premium bercampur air.

Kemarahan konsumen ini dipicu karena kendaraan yang ditumpanginya tiba-tiba ngadat seusai mengisi bahan bakar di SPBU tersebut. Dugaan kecurangan makin menguat setelah puluhan konsumen juga mengalami hal serupa seusai keluar dari SPBU.

"Sepeda motor tiba-tiba mogok di tengah jalan tidak jauh dari SPBU. Awalnya saya mengira karena pembakaran mesin yang tidak sempurna. Tapi setelah pengendara lain juga mengalami hal serupa, saya mulai curiga, karena faktor bahan bakar yang bercampur air," kata Shohib, seorang warga Kraksaan, Rabu (5/3/2014).

Setelah sejumlah warga merasakan gejala yang sama, mereka akhirnya meluapkan kekesalannya kepada pengelola SPBU. Mereka akhirnya beramai-ramai mendatangi SPBU untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan premium yang bercampur air.

"Kami menuntut ganti rugi atas kecerobohan pengelola SPBU. Kami minta pertanggung jawaban, karena sepeda motor kami rusak setelah terisi bensin tercampur air," tandas Shohib.

Sementara itu, pihak SPBU awalnya menyatakan tidak melakukan kecurangan dan tidak dengan sengaja mencampur premiun dengan air. Namun setelah diteliti, mereka akhirnya mengakui bahan bakarnya tercampur air di dalam tandon penyimpanan bawah tanah.

"Kami tidak tahu kenapa premium bisa tercampur air. Sudah kami bongkar tangki penyimpanan premium. Tidak ada kebocoran apapun," kata Faris, petugas SPBU.

Berdasarkan hasil pembongkaran pada tangki pengisian, pihak SPBU mengakui ada campuran air pada premium yang baru disuplay mobil tangki pada pagi hari. Sebanyak 16.000 kilo liter jenis premium telah diisi pada tangki tersebut. Namun pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Meski demikian, pihaknya siap mengganti kerugian yang dialami konsumen sesuai dengan jumlah yang dibeli. Bagi pengendara sepeda motor yang rusak, diberikan kompensasi Rp50.000 per kendaraan.
(san)
Berita Terkait
Bus dan Truk di Makassar...
Bus dan Truk di Makassar Antre Dapatkan Solar
Warga Luwu Timur Keluhkan...
Warga Luwu Timur Keluhkan BBM Langka dan Mahal
Solar di Sebuku Kalimantan...
Solar di Sebuku Kalimantan Utara Langka, Aktivitas Warga Terhambat
Solar di Gresik Kosong,...
Solar di Gresik Kosong, Nelayan dan Petani Kelimpungan
Kelangkaan BBM di Balikpapan,...
Kelangkaan BBM di Balikpapan, Pertamina Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya
BBM Langka di SPBU Swasta,...
BBM Langka di SPBU Swasta, Begini Kata Menteri Bahlil
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
1 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
2 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
3 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
3 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
6 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
6 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved