Ahok khawatir jika Monas jadi basis pertahanan
Rabu, 05 Maret 2014 - 17:03 WIB
Ahok khawatir jika Monas jadi basis pertahanan
A
A
A
Sindonews.com - Ledakan gudang amunisi milik TNI Angkatan Laut di Pondok Dayung, Tanjung Priok, membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama khawatir dengan rencana pembangunan basis pertahanan di basement Monas.
Monas rencananya akan dijadikan basis pertahanan Jakarta dalam kondisi darurat. Ruang bawah tanah Monas akan difungsikan sebagai tempat parkir tank dan amphibi milik TNI.
Karena sudah direncanankan dengan matang, Ahok hanya berharap nantinya ruang bawah tanah Monas tidak menjadi tempat penyimpanan peluru. Karena menurutnya peluru yang dimiliki Indonesia sudah banyak yang tua sehingga berpotensi meledak.
"Yang bikin meledak kan pelurunya, makanya jangan simpan peluru tua, harus ganti dengan peluru baru," ucap Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Rencananya pembangunan ruang bawah tanah di Monas dengan luas 160 hektare itu akan dimulai tahun depan, dan didesain sesuai dengan strategi dari Kementerian Pertahanan.
Baca juga:
Gudang amunisi TNI AL di Tanjung Priok meledak
Monas rencananya akan dijadikan basis pertahanan Jakarta dalam kondisi darurat. Ruang bawah tanah Monas akan difungsikan sebagai tempat parkir tank dan amphibi milik TNI.
Karena sudah direncanankan dengan matang, Ahok hanya berharap nantinya ruang bawah tanah Monas tidak menjadi tempat penyimpanan peluru. Karena menurutnya peluru yang dimiliki Indonesia sudah banyak yang tua sehingga berpotensi meledak.
"Yang bikin meledak kan pelurunya, makanya jangan simpan peluru tua, harus ganti dengan peluru baru," ucap Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Rencananya pembangunan ruang bawah tanah di Monas dengan luas 160 hektare itu akan dimulai tahun depan, dan didesain sesuai dengan strategi dari Kementerian Pertahanan.
Baca juga:
Gudang amunisi TNI AL di Tanjung Priok meledak
(ysw)