Terkait kondisi Salsa, keluarga minta RS bungkam
Senin, 03 Maret 2014 - 11:06 WIB
Terkait kondisi Salsa, keluarga minta RS bungkam
A
A
A
Sindonews.com - Pihak keluarga Salsa, yang berada di RS Pelabuhan Cirebon, menolak memberikan keterangan kepada sejumlah media terkait kasus bunuh diri masal di salah satu hotel di Cirebon.
Sehingga, tidak ada informasi sedikitpun yang bisa diambil. Bahkan, pihak RS Pelabuhan Cirebon pun enggan membeberkan kondisi Salsa selama dirawat.
Humas RS Pelabuhan Cirebon Yeni Rahmawati menyatakan, sejak pertama ditemukan korban langsung masuk ruang ICU untuk menjalani perawatan medis. Meski begitu, dia menolak memberikan keterangan seputar kondisi medis Salsa dengan alasan permintaan keluarga.
“Pihak keluarga sudah mewanti-wanti kepada kami untuk tidak memberikan keterangan apapun kepada media massa," terang Yeni, Senin (3/2/2014).
Diketahui, Salsa ditemukan kritis pada Jumat 28 Februari 2014 lalu, sekira pukul 02.00 WIB di Hotel Langen, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Dirinya merupakan salah satu korban yang selamat setelah diduga minum racun.
Sementara Radito (39), alias Roy (kekasih Salsa) dan Anita (58) (ibu kandung Roy dan Lina) tewas akibat menenggak racun tikus.
Peristiwa satu keluarga yang ditemukan tewas menenggak racun ini diduga akibat terbelit persoalan utang. Tapi, hingga kemarin, pihak kepolisian belum bisa memastikan motif bunuh diri yang dilakukan satu keluarga asal Pekalongan tersebut.
Baca:
Kasus bunuh diri masal, Salsa masih kritis
Pagi ini, jenazah Anita dan Roy Sudjito dikremasi
Organ dalam pelaku bunuh diri masal alami peradangan
Motif bunuh diri masal keluarga Anita masih gelap
Sehingga, tidak ada informasi sedikitpun yang bisa diambil. Bahkan, pihak RS Pelabuhan Cirebon pun enggan membeberkan kondisi Salsa selama dirawat.
Humas RS Pelabuhan Cirebon Yeni Rahmawati menyatakan, sejak pertama ditemukan korban langsung masuk ruang ICU untuk menjalani perawatan medis. Meski begitu, dia menolak memberikan keterangan seputar kondisi medis Salsa dengan alasan permintaan keluarga.
“Pihak keluarga sudah mewanti-wanti kepada kami untuk tidak memberikan keterangan apapun kepada media massa," terang Yeni, Senin (3/2/2014).
Diketahui, Salsa ditemukan kritis pada Jumat 28 Februari 2014 lalu, sekira pukul 02.00 WIB di Hotel Langen, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Dirinya merupakan salah satu korban yang selamat setelah diduga minum racun.
Sementara Radito (39), alias Roy (kekasih Salsa) dan Anita (58) (ibu kandung Roy dan Lina) tewas akibat menenggak racun tikus.
Peristiwa satu keluarga yang ditemukan tewas menenggak racun ini diduga akibat terbelit persoalan utang. Tapi, hingga kemarin, pihak kepolisian belum bisa memastikan motif bunuh diri yang dilakukan satu keluarga asal Pekalongan tersebut.
Baca:
Kasus bunuh diri masal, Salsa masih kritis
Pagi ini, jenazah Anita dan Roy Sudjito dikremasi
Organ dalam pelaku bunuh diri masal alami peradangan
Motif bunuh diri masal keluarga Anita masih gelap
(rsa)