Kasus bunuh diri masal, Salsa masih kritis
Senin, 03 Maret 2014 - 10:21 WIB
Kasus bunuh diri masal, Salsa masih kritis
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu korban upaya bunuh diri masal, Salsa (sebelumnya ditulis Sasa) yang diketahui sebagai teman dekat Roy Radito hingga kini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon.
Belum diketahui pasti perkembangan kondisi kesehatan Salsa yang menjadi salah satu korban selamat dalam tragedi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah menyebut, masih melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kematian dua dari empat korban tewas yang diduga melakukan bunuh diri bersamaan di salah satu kamar hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, tersebut.
Dia mengaku, belum bisa meminta keterangan dari korban kritis akibat kejadian itu. Sebab, hingga Senin (3/2/2014), Salsa masih dalam perawatan intensif.
Pihaknya juga belum dapat memastikan temuan reaksi racun yang dikonsumsi para korban di Cirebon saat kejadian yang dikabarkan dicampur dalam teh saat dikonsumsi para korban.
"Temuan itu masih menunggu hasil lab terkait racun yang digunakan sebelum kematian masal terjadi. Untuk kepentingan penyelidikan, kami telah melakukan koordinasi dengan Polres Pekalongan," jelasnya.
Baca:
Pagi ini, jenazah Anita dan Roy Sudjito dikremasi
Organ dalam pelaku bunuh diri masal alami peradangan
Polisi mintai keterangan tiga anggota keluarga Anita
Polda Jateng: Kondisi Sasa masih kritis
Motif bunuh diri masal keluarga Anita masih gelap
Belum diketahui pasti perkembangan kondisi kesehatan Salsa yang menjadi salah satu korban selamat dalam tragedi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah menyebut, masih melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kematian dua dari empat korban tewas yang diduga melakukan bunuh diri bersamaan di salah satu kamar hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, tersebut.
Dia mengaku, belum bisa meminta keterangan dari korban kritis akibat kejadian itu. Sebab, hingga Senin (3/2/2014), Salsa masih dalam perawatan intensif.
Pihaknya juga belum dapat memastikan temuan reaksi racun yang dikonsumsi para korban di Cirebon saat kejadian yang dikabarkan dicampur dalam teh saat dikonsumsi para korban.
"Temuan itu masih menunggu hasil lab terkait racun yang digunakan sebelum kematian masal terjadi. Untuk kepentingan penyelidikan, kami telah melakukan koordinasi dengan Polres Pekalongan," jelasnya.
Baca:
Pagi ini, jenazah Anita dan Roy Sudjito dikremasi
Organ dalam pelaku bunuh diri masal alami peradangan
Polisi mintai keterangan tiga anggota keluarga Anita
Polda Jateng: Kondisi Sasa masih kritis
Motif bunuh diri masal keluarga Anita masih gelap
(rsa)