Maling sepeda kritis dihakimi massa
Minggu, 02 Maret 2014 - 00:01 WIB
Maling sepeda kritis dihakimi massa
A
A
A
Sindonews.com - Lantaran tepergok mencuri sepeda milik salah seorang calon anggota legislatif (caleg), seorang remaja dihakimi massa hingga kritis. Beruntung, petugas Polsek Panakkukang langsung mengevakuasi pelaku ke Rumah Sakit Polri Bayangkara, Makassar, Sulsel.
Remaja nahas itu adalah FA, warga Jalan Balla Parang, Makassar. Dia mengalami pendarahan hebat di bagian kepala dan tak sadarkan diri usai dihajar warga di Jalan Buakana, Kecamatan Rappocini.
Aksi main hakim sendiri oleh warga ini dilakukan saat warga memergoki tiga remaja melakukan pencurian di rumah seorang caleg dari Partai Golkar Marten Rantai Tondo.
Warga yang saat itu memergoki ketiga pelaku langsung menggerebek ketiganya. Namun saat hendak ditangkap, kedua pelaku berhasil kabur membawa sepeda milik sang caleg bernilai jutaan rupiah.
Nahas bagi FA. Dia gagal kabur bersama rekannya dan tertangkap hingga akhirnya menjadi bulan bulanan warga. Polisi yang menerima laporan aksi main hakim warga langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi pelaku yang sudah tak sadarkan diri.
Hingga kini, pelaku masih menjalani perawatan insentif dari tim medis rumah sakit, mengingat luka di bagian kepala yang dialaminya cukup parah.
Sementara pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap dua rekan pelaku yang berhasil kabur dengan membawa satu unit sepeda yang berhasil dibawa kabur.
Remaja nahas itu adalah FA, warga Jalan Balla Parang, Makassar. Dia mengalami pendarahan hebat di bagian kepala dan tak sadarkan diri usai dihajar warga di Jalan Buakana, Kecamatan Rappocini.
Aksi main hakim sendiri oleh warga ini dilakukan saat warga memergoki tiga remaja melakukan pencurian di rumah seorang caleg dari Partai Golkar Marten Rantai Tondo.
Warga yang saat itu memergoki ketiga pelaku langsung menggerebek ketiganya. Namun saat hendak ditangkap, kedua pelaku berhasil kabur membawa sepeda milik sang caleg bernilai jutaan rupiah.
Nahas bagi FA. Dia gagal kabur bersama rekannya dan tertangkap hingga akhirnya menjadi bulan bulanan warga. Polisi yang menerima laporan aksi main hakim warga langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi pelaku yang sudah tak sadarkan diri.
Hingga kini, pelaku masih menjalani perawatan insentif dari tim medis rumah sakit, mengingat luka di bagian kepala yang dialaminya cukup parah.
Sementara pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap dua rekan pelaku yang berhasil kabur dengan membawa satu unit sepeda yang berhasil dibawa kabur.
(san)