Jambret bidan, residivis babak belur
Sabtu, 01 Maret 2014 - 12:11 WIB
Jambret bidan, residivis babak belur
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku perampasan tas milik seorang bidan menjadi bulan-bulanan setelah tertangkap warga di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat 28 Februari 2014 malam.
Pelaku Agus Suprapto (27) yang baru dua minggu menghirup udara segar dari Rutan Salemba babak belur dihakimi massa.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 20.30 WIB, Jumat malam. Saat itu pelaku melihat korban Supriatin (20) sedang berjalan sendiri di lokasi. Bersama rekannya, Agus langsung menjambret tas yang dipegang Supriatin.
Teriakan Supriatin membuat polisi yang sedang berpatroli langsung mengejarnya. Karena panik, motor pelaku menerjang lubang jalan dan membuat pelaku yang dibonceng terpental.
"Pelaku langsung ditangkap tukang ojek dan warga di sekitar Pulomas. Pelaku langsung dihajar massa hingga bonyok," terang Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Supriyadi ketika dihubungi, Sabtu (1/4/2014).
Dari tangan pelaku berhasil disita tas kulit hitam berisi uang Rp1,1 juta berikut HP dan kosmetik. Sedang rekannya berinisial AG berhasil lolos dari kejaran petugas.
"Dia ini mantan residivis dengan kasus ya sama dan baru keluar dari Rutan Salemba dua minggu yang lalu," terang Supriyadi.
Pelaku Agus Suprapto (27) yang baru dua minggu menghirup udara segar dari Rutan Salemba babak belur dihakimi massa.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 20.30 WIB, Jumat malam. Saat itu pelaku melihat korban Supriatin (20) sedang berjalan sendiri di lokasi. Bersama rekannya, Agus langsung menjambret tas yang dipegang Supriatin.
Teriakan Supriatin membuat polisi yang sedang berpatroli langsung mengejarnya. Karena panik, motor pelaku menerjang lubang jalan dan membuat pelaku yang dibonceng terpental.
"Pelaku langsung ditangkap tukang ojek dan warga di sekitar Pulomas. Pelaku langsung dihajar massa hingga bonyok," terang Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Supriyadi ketika dihubungi, Sabtu (1/4/2014).
Dari tangan pelaku berhasil disita tas kulit hitam berisi uang Rp1,1 juta berikut HP dan kosmetik. Sedang rekannya berinisial AG berhasil lolos dari kejaran petugas.
"Dia ini mantan residivis dengan kasus ya sama dan baru keluar dari Rutan Salemba dua minggu yang lalu," terang Supriyadi.
(ysw)