Polisi jamin tak ada aksi sweeping dilakukan bobotoh
Minggu, 23 Februari 2014 - 01:01 WIB
Polisi jamin tak ada aksi sweeping dilakukan bobotoh
A
A
A
Sindonews.com - Pihak kepolisian menjamin libur akhir pekan di Kota Bandung akan berjalan lancar dan kondusif. Kabar akan adanya sweeping oleh suporter bola bobotoh terhadap kendaraan berpelat B, karena pertandingan Persib lawan Persija diundur tidak akan terjadi.
“Tidak ada itu. Insya Allah viking dan bobotoh lainnya ini adem, ayem, dan tentrem,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, Sabtu (22/2/2014).
Disinggug soal adanya isu mengenai para bobotoh yang akan melakukan pemblokiran di beberapa pintu tol di Kota Bandung. Mashudi lagi-lagi memastikan jika hal itu tidak akan terjadi.
Menurutnya, pada Jumat kemarin pihaknya bertemu dengan para petinggi bobotoh dan meminta agar tidak melakukan tindakan yang dilarang.
“Kemarin para petinggi itu sudah menginstruksikan sampai ke tingkat bawah, seperti tingkat kecamatan dan RT, agar tidak melakukan hal-hal itu (sweeping dan blokir),” jelasnya.
Namun jika ternyata ada bobotoh tetap melakukan aksi itu maka pihaknya segan menindak tegas. Apalagi jika tindakan itu mengarah kepada kriminalitas.
Pihaknya sangat berahrap, para bobotoh bisa sama-sama menjaga nama baik Kota Bandung sebagai kota wisata yang setiap akhir pekan dipadati oleh pengunjung. “Kepada masyarakat dari Jakarta atau pun daerah lainnya, silakan datang dan berwisata di Kota Bandung. Tidak perlu was-was,” tutupnya.
“Tidak ada itu. Insya Allah viking dan bobotoh lainnya ini adem, ayem, dan tentrem,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, Sabtu (22/2/2014).
Disinggug soal adanya isu mengenai para bobotoh yang akan melakukan pemblokiran di beberapa pintu tol di Kota Bandung. Mashudi lagi-lagi memastikan jika hal itu tidak akan terjadi.
Menurutnya, pada Jumat kemarin pihaknya bertemu dengan para petinggi bobotoh dan meminta agar tidak melakukan tindakan yang dilarang.
“Kemarin para petinggi itu sudah menginstruksikan sampai ke tingkat bawah, seperti tingkat kecamatan dan RT, agar tidak melakukan hal-hal itu (sweeping dan blokir),” jelasnya.
Namun jika ternyata ada bobotoh tetap melakukan aksi itu maka pihaknya segan menindak tegas. Apalagi jika tindakan itu mengarah kepada kriminalitas.
Pihaknya sangat berahrap, para bobotoh bisa sama-sama menjaga nama baik Kota Bandung sebagai kota wisata yang setiap akhir pekan dipadati oleh pengunjung. “Kepada masyarakat dari Jakarta atau pun daerah lainnya, silakan datang dan berwisata di Kota Bandung. Tidak perlu was-was,” tutupnya.
(lns)