Ambil alih koperasi, direksi RSCM digugat karyawan

Kamis, 20 Februari 2014 - 11:41 WIB
Ambil alih koperasi,...
Ambil alih koperasi, direksi RSCM digugat karyawan
A A A
Sindonews.com - Sejumlah pejabat Direksi RSCM digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat sebesar Rp20 miliar karena mengambil alih secara paksa Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSCM.

Kuasa hukum KPRI RSCM Wilmar Sitorus mengatakan, yang dilaporkan adalah Deden M Sophian, dr Sukamto, Imasran Amak, Dr. dr. Czerena Heriawan Soejono (Direktur RSCM), dan Drs Zaelani Asri. Kekisruhan berawal ketika jajaran direksi baru mengambil alih secara paksa KPRI RSCM pada 24 Januari 2014 lalu.

"Kemarin sekitar jam 09.00 WIB, direksi yang baru menggelar Rapat Luar Biasa. Setelah itu mereka mengambil alih paksa koperasi dengan cara menggembok," kata Wilmar Sitorus di Jakarta, Kamis 19 Februari 2014.

Akibat pengambilan paksa itu, kepentingan anggota dan karyawan KPRI RSCM terbengkalai. Dicontohkannya, seharusnya anggota dapat mengajukan peminjaman, tapi sekarang tidak bisa.

"Anggota kami jumlahnya ada 3.200 orang. Keberadaan KPRI sangat membantu kehidupan mereka," jelasnya.

Tak hanya itu, akibat pengambilan paksa ini KPRI RSCM tidak bisa membagikan kepada anggotanya Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahunnya.

Kekisruhan ini juga dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada 30 Januari lalu, namun tidak ada tanggapan. Berbeda dengan Kementerian Koperasi yang dengan tegas mengatakan, apa yang dilakukan Direksi RSCM telah menyalahi aturan.

"Kami khawatir jika permasalahan ini berlarut-larut akan mempengaruhi pelayanan kepada pasien," katanya.

Lebih mengherankannya lagi, meski koperasi ditutup, setiap anggota koperasi masih ditarik iuran Rp 50 ribu setiap bulannya. "Ini bisa dilaporkan dengan pasal penggelapan," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
1 jam yang lalu
Haul Akbar Syekh Yusuf...
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, Ketum Peradi Profesional Komitmen Wakaf Rumah Tahfiz
1 jam yang lalu
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
2 jam yang lalu
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
2 jam yang lalu
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
13 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
14 jam yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved