Pencarian 7 diver Jepang diperluas 200 km

Senin, 17 Februari 2014 - 01:50 WIB
Pencarian 7 diver Jepang...
Pencarian 7 diver Jepang diperluas 200 km
A A A
Sindonews.com - Memasuki hari ketiga, area pencarian tujuh warga negara Jepang yang hilang saat menyelam di perairan Nusa Lembongan Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Bali diperluas hingga 17 notical mile atau 34 kilometer dari lokasi.

"Penyisiran kita hari ini hampir seluas 200 kilometer," jelas Kepala Basarnas Denpasar Didi Hamzar saat jumpa pers di kantornya, Minggu (16/2/2014).

Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian ke arah timur atau Lombok hingga 17 notical mile atau 34 kilometer. Hal itu dilakukan setelah melihat pergerakan angin dan arus yang kuat bergerak ke arah timur.

Selain personel, petugas juga mengerahkan 1 helikopter, 10 kapal dan 5 kapal tambahan dari tim gabungan.

Untuk penyisiran udara dengan heli, kata Hamzar heli, sudah sampai terbang dengan kerendahan maksimal. Dengan begitu, jika korban atau target terapung dipastikan terlihat.

Untuk penyisiran lewat laut, pihaknya juga mendapat tambahan dari kapal SAR Mataram mengingat arah arus menuju timur. Penyisiran oleh kapal itu bisa dilakukan dari perairan Lombok.

Dia menegaskan, sesuai standard operating procedure (SOP), pencarian dilakukan hingga hari kelima. "Ini tergolong musibah, bukan kecelakaan pesawat atau kapal laut yang SOP pencariannya selama 7 hari," tegasnya lagi.

Meski begitu, jika dipandang perlu atau melihat situasi dan perkembangan yang muncul di lapangam maka bisa diperpanjang waktu pencariannya. Tentunya dengan pertimbangan yang rasional dengan mempertimbangkan cost dan benefit.

Dia menceritakan, berdasarkan pengalaman dalam pencarian korban tenggelam atau musibah di laut lainnya sampai 10 hari, korban juga tidak ditemukan. Kata dia, pada hari ke-10, biasanya daging akan lepas tulang masuk tenggelam ke dasar laut.

"Dugaan kita target terpukul arus bawah dan mungkin belum sempat membuka tabung sehingga tidak muncul ke permukaan," tukas dia.

Hamzar menambahkan, operasi akan dilanjutkan Senin besok dengan fokus penyapuan lewat udara dan laut. Pihaknya juga menyiagakan kapal di Nusa Lembongan untuk proses evakuasi.
(hyk)
Berita Terkait
4 Wisatawan asal Bandung...
4 Wisatawan asal Bandung Kecelakaan di Pantai Pangandaran, 1 Hilang 3 Selamat
Aneh Bin Ajaib! Remaja...
Aneh Bin Ajaib! Remaja Inggris Kembali ke Rumahnya, setelah Hilang saat Berlibur pada 2017
Seorang Wisatawan Hilang...
Seorang Wisatawan Hilang di Hutan saat Menuju Air Terjun Rimba Mambang
Wisatawan Surabaya Hilang...
Wisatawan Surabaya Hilang Digulung Ombak Besar Pantai Dream Land Bali
Para Turis Penyelam...
Para Turis Penyelam Titanic Hilang di Laut Saat Naik Kapal Selam Mini
Terjatuh saat Selfi,...
Terjatuh saat Selfi, Wisatawan Hilang di Pantai Niyama Tulungagung
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
3 jam yang lalu
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
6 jam yang lalu
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
7 jam yang lalu
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
9 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
9 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved