Laut Banten mendadak surut, warga diminta tak panik
Jum'at, 07 Februari 2014 - 15:15 WIB
Laut Banten mendadak surut, warga diminta tak panik
A
A
A
Sindonews.com - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Serang memastikan tak akan ada tsunami di perairan utara Banten pasca surutnya air laut di wilayah Pantai Karangantu.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas I Serang Tri Tjahjo HP pun meminta warga agar tidak panik terkait informasi yang menyesatkan itu.
"Surutnya air laut di sana tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena sebelumnya tidak terjadi gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 Skala Richter (SR). Jadi masyarakat tidak perlu resah atau panik akan terjadi tsunami," jelasnya, Jumat (7/2/2014).
Masyarakat pun diminta tidak cepat percaya dengan kabar yang beredar. "Kalau ada apa-apa lebih baik koordinaasi dengan BMKG," pungkasnya.
Diketahui, warga di pesisir Pantai Karangantu, Banten Utara saat ini sedang dilanda ketakutan, menyusul adanya informasi yang menyebutkan bakal adanya tsunami di wilayah tersebut.
Kepanikan itu terjadi lantaran air laut di pantai itu tiba-tiba surut sedalam 1 kilometer. Warga bertambah panik setelah muncul daratan baru di tengah-tengah laut seperti jalan berliku yang menghubungkan Karangantu, Banten dengan sejumlah pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Warga yang tinggal di sepanjang bibir pantai pun memilih untuk menjauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca:
Laut di Karangantu Banten tiba-tiba surut 1 km
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas I Serang Tri Tjahjo HP pun meminta warga agar tidak panik terkait informasi yang menyesatkan itu.
"Surutnya air laut di sana tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena sebelumnya tidak terjadi gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 Skala Richter (SR). Jadi masyarakat tidak perlu resah atau panik akan terjadi tsunami," jelasnya, Jumat (7/2/2014).
Masyarakat pun diminta tidak cepat percaya dengan kabar yang beredar. "Kalau ada apa-apa lebih baik koordinaasi dengan BMKG," pungkasnya.
Diketahui, warga di pesisir Pantai Karangantu, Banten Utara saat ini sedang dilanda ketakutan, menyusul adanya informasi yang menyebutkan bakal adanya tsunami di wilayah tersebut.
Kepanikan itu terjadi lantaran air laut di pantai itu tiba-tiba surut sedalam 1 kilometer. Warga bertambah panik setelah muncul daratan baru di tengah-tengah laut seperti jalan berliku yang menghubungkan Karangantu, Banten dengan sejumlah pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Warga yang tinggal di sepanjang bibir pantai pun memilih untuk menjauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca:
Laut di Karangantu Banten tiba-tiba surut 1 km
(rsa)