Baku tembak dengan teroris, ini penjelasan Mabes Polri
Kamis, 06 Februari 2014 - 16:42 WIB
Baku tembak dengan teroris, ini penjelasan Mabes Polri
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri memastikan satu anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sulteng) dan satu terduga teroris tewas dalam baku tembak di Wiralindu, Desa Impo Padalembara, Poso, Sulteng, siang tadi.
"Satu anggota Brimob dari kesatuan Polda Sulteng atas nama Bharada Putu Satria Wibawa yang tewas di lokasi. Kejadian di Wiralindu, dengan koordinat S 01'29'42.9" E 120'33'51.1"," jelas Irjen Pol Ronny F Sompie melalui pesan singkatnya kepada SINDOnews, Kamis (6/2/2014).
Menurut dia, sebelum baku tembak, Team Bravo Satuan Brimobda Sulteng menemukan lokasi bekas latihan kelompok teroris yang kemudian berlanjut dengan aksi saling serang menggunakan senjata.
"Ada anggota teroris yang tertembak meninggal dunia satu orang dan satu tertembak kakinya," lanjut Ronny F Sompie.
Satu pelaku teroris yang berhasil ditembak kakinya dikatakan Ronny bernama Fandi. Satu lainnya yakni Syarifuffin alias Udin.
Diketahui, baku tembak terjadi di kawasan kaki Gunung Padang Lembara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Sulawesi Tengah, Kamis (6/2/2014) siang. Penembakan diduga melibatkan anggota polisi dengan kawanan terduga teroris jaringan Santoso.
Lokasi ini berada sekitar 2-3 kilometer dari pemukiman warga. Satu anggota Brimob mengalami tewas dalam baku tembak itu. Korban tewas juga jatuh dari kelompok terduga teroris Santoso.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, dua terduga teroris yang ditangkap kini sudah dibawa ke Mapolres Poso.
Baca:
Brimob masih kejar teroris Poso ke pegunungan
"Satu anggota Brimob dari kesatuan Polda Sulteng atas nama Bharada Putu Satria Wibawa yang tewas di lokasi. Kejadian di Wiralindu, dengan koordinat S 01'29'42.9" E 120'33'51.1"," jelas Irjen Pol Ronny F Sompie melalui pesan singkatnya kepada SINDOnews, Kamis (6/2/2014).
Menurut dia, sebelum baku tembak, Team Bravo Satuan Brimobda Sulteng menemukan lokasi bekas latihan kelompok teroris yang kemudian berlanjut dengan aksi saling serang menggunakan senjata.
"Ada anggota teroris yang tertembak meninggal dunia satu orang dan satu tertembak kakinya," lanjut Ronny F Sompie.
Satu pelaku teroris yang berhasil ditembak kakinya dikatakan Ronny bernama Fandi. Satu lainnya yakni Syarifuffin alias Udin.
Diketahui, baku tembak terjadi di kawasan kaki Gunung Padang Lembara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Sulawesi Tengah, Kamis (6/2/2014) siang. Penembakan diduga melibatkan anggota polisi dengan kawanan terduga teroris jaringan Santoso.
Lokasi ini berada sekitar 2-3 kilometer dari pemukiman warga. Satu anggota Brimob mengalami tewas dalam baku tembak itu. Korban tewas juga jatuh dari kelompok terduga teroris Santoso.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, dua terduga teroris yang ditangkap kini sudah dibawa ke Mapolres Poso.
Baca:
Brimob masih kejar teroris Poso ke pegunungan
(rsa)