110 warga Sragen terjangkit HIV/AIDS

Rabu, 05 Februari 2014 - 15:38 WIB
110 warga Sragen terjangkit...
110 warga Sragen terjangkit HIV/AIDS
A A A
Sindonews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, memperketat pengawasan terhadap tiga lokasi yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung terkait maraknya penyebaran penyakit kelamin serta resiko tinggi tertular virus HIV/AIDS.

Ada empat lokasi yang dinilai rawan terjadi penyebaran penyakit kelamin dan berisiko tinggi virus HIV/AID di wilayah Sragen. Tiga lokasi itu yakni kompleks wisata ritual Gunung Kemukus di Sumberlawang, Wisata pemandian air panas Bayanan Sambirejo, kompleks pasar Joko Tingkir Sragen kota, dan lokalisasi Mbah Gajah Sambungmacan.

Kasi Pengendalian Penyakit dan Pengawasan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sragen, Retno DK menyebutkan, sampai saat ini pengawasan terhadap penularan penyakit menular sangat sulit dilakukan.

Sebab mayoritas pekerja seks komersial (PSK) pendatang dan tidak berdomisili di lokasi lingkungan risiko tinggi itu. Mereka sering berpindah tempat, bahkan ketika diketahui ada yang terdeteksi suatu penyakit mereka melarikan diri sehingga sulit terpantau oleh Dinkes.

"Bahkan mereka yang terdeteksi penyakit dan berisiko penularan, saat dilakukan pemeriksaan rutin langsung kabur melarikan diri," jelasnya kepada wartawan di Sragen Jawa Tengah Rabu (5/2/2014).

Lebih lanjut Retno mengungkapkan, Dinkes Sragen melalui petugas Pengendalian Penyakit dan Pengawasan Lingkungan (P2PL), yang secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di sejumlah lokasi yang tersebar di beberapa titik tersebut.

Namun petugas P2PL sering mengalami kendala untuk memantau perkembangan kesehatan para wanita PSK. Pasalnya setiap pemeriksaan, orangnya selalu berganti-ganti. Sehingga menyulitkan petugas untuk mendata dan memantaunya.

"Setiap bulan kami rutin pemeriksaan kesehatan. Tapi kendalanya, orang yang diperiksa selalu berganti-ganti," jelasnya lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi penularan penyakit kelamin, Dinkes Sragen sudah mendirikan pos pemeriksaan kesehatan bagi PSK di Kemukus.

"Sedangkan untuk tempat lain, kami menjadwalkan secara rutin, minimal satu bulan sekali," ungkapnya.

Menurut data yang dimiliki Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sragen, sebanyak 110 warga Sragen diketahui mengidap virus HIV/AIDS.

Sekretaris KPAD Sragen, Haryoto menyebutkan dari jumlah tersebut terdiri dari 80 orang mengidap AIDS dan 30 orang tertular HIV. Bahkan 47 orang telah meninggal akibat HIV/AIDS.

"Penderita HIV/AIDS terbanyak berada di Kecamatan Sidoharjo dan Sumberlawang. Yang terjangkit virus mematikan itu rata-rata usia 20-40 tahun," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
12 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
23 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
32 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
3 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved