Depok: Revitalisasi situ lebih efektif daripada bangun waduk

Sabtu, 01 Februari 2014 - 00:44 WIB
Depok: Revitalisasi...
Depok: Revitalisasi situ lebih efektif daripada bangun waduk
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menunggu persetujuan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menyetujui anggaran untuk menormalisasi situ. Karena, sesuai undang-undang, situ merupakan wewenang Pemerintah Pusat sebagai salah satu penanggulangan banjir.

Plt Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok Wijayanto mengatakan, revitalisasi jauh lebih efektif dan efisien ketimbang membuat waduk seperti yang diinginkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Jika membangun waduk, kata dia, biayanya mahal dan untuk rencana jangka panjang.

"Kami rasa revitalisasi situ jauh lebih efektif dan efisien ketimbang membangun situ baru. Infonya akan dibangun situ, namun kelengkapan admistrasi termasuk sosialisasi kepada warga hingga kini belum ada," ujarnya di Depok, Jumat (31/1/2014).

Ia menjelaskan, efektifitas dilihat dari sisi daya tampung air hujan. Ia mencontohkan jika satu situ direvitalisasi dengan kedalaman 3-4 meter dengan luas yang ada, maka situ tersebut akan mampu menampung 9 juta kubik air.

"Jika bikin situ baru belum tentu mampu menampung segitu banyak air, mungkin hanya beberapa kubik air tergantung berapa luas dan dalam yang mau dibangun, namun sekali lagi itu belum ada kajiannya," paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, revitalisasi situ yang ada juga lebih efektif dari segi waktu. Jika hal tersebut disetujui oleh pemerintah pusat maka hanya dibutuhkan waktu tiga tahun saja.

"Tahun pertama DED, tahun kedua pembangunan dan tahun ketiganya bisa dilakukan perawatan. Dan di tahun ketiga ini sudah bisa menampung air, jika membangun waduk baru itu bisa lima tahun karena belum termasuk sosialisasi dan pembebasan lahan," terangnya.

Tak hanya itu, revitalisasi situ yang ada di Depok juga diyakininya akan menghemat anggaran. Untuk merevitalisasi kurang lebih 26 situ yang ada di Depok, kata Wijayanto, hanya membutuhkan anggaran sekitar Rp440 miliar.

"Bayangkan, jika harus membangun situ baru anggarannya bisa melebihi Rp 1 triliun, dan daya tangkapnya tidak besar. Untuk realisasinya tentu tergantung pusat, pengajuan anggaran sudah dilakukan, tinggal menunggu respon saja," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Festival Olahraga Air...
Festival Olahraga Air Mengguncang Waduk Manggar, Sajikan Pesona Alam yang Memukau
Aman dan Kondusif, Kabar...
Aman dan Kondusif, Kabar Waduk Jatiluhur Purwakarta Retak Dipastikan Hoax
Waduk Lebak Bulus Bakal...
Waduk Lebak Bulus Bakal Dibangun di Lokasi Ini
Asal Nama Pluit Diambil...
Asal Nama Pluit Diambil dari Kapal Panjang Ramping
Cara Mudah ke Waduk...
Cara Mudah ke Waduk Brigif Jagakarsa Naik KRL dan Angkot Mikrotrans
Rumah Belajar di Waduk...
Rumah Belajar di Waduk Pluit Kini Punya Akta Pendirian
Berita Terkini
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
12 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
15 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
16 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
16 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
17 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved