Korban longsor diduga berada di bawah batu besar
Rabu, 29 Januari 2014 - 15:50 WIB
Korban longsor diduga berada di bawah batu besar
A
A
A
Sindonews.com - Hingga siang ini proses pencarian korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, masih nihil. Kendalanya, lokasi longsor dipenuhi banyak bebatuan yang berukuran besar.
Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang Letkol Arm Muhammad Haidir mengatakan, kuat dugaan ada rumah yang tertindih batu dan di bawahnya terdapat beberapa korban.
"Ada batu besar itu. Kemungkinan warga yang hilang itu ada di bawah batu. Sejauh ini memang batu itu yang menyulitkan petugas," kata Haidir saat diwawancarai di lokasi, Rabu (29/1/2014).
Dia menjelaskan, beberapa puing-puing rumah memang ditemukan di sekitar batu. Bahkan, petugas masih berupaya untuk memaksimalkan pencarian dengan menggunakan dua alat berat yang tersedia.
"Kita maksimalkan dulu yang ada. Belum ada rencana apakah nanti diledakkan atau bagaimana. Yang jelas batu-batu besar ini menjadi kendala kami," tutur mantan Danyon Armed I Singosari Malang ini.
Namun pihaknya akan mencoba memecahkan batu dengan eskavator sebelum menempuh cara lainnya. "Itu teknis di lapangan saja. Kami tahu kalau ada batu-batu besar itu baru tadi siang setelah penggalian ini," singkatnya.
Sementara itu, pencarian korban longsor dihentikan untuk sementara waktu. Penghentian evakuasi dilakukan menyusul hujan deras yang turun di wilayah tersebut. Para petugas tak mau mengambil risiko adanya longsor susulan karena pergerakan tanah.
Baca:
Ajaib, pasutri ini selamat dari timbunan longsor Jombang
Tim SAR temukan motor matic dari timbunan longsor
Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang Letkol Arm Muhammad Haidir mengatakan, kuat dugaan ada rumah yang tertindih batu dan di bawahnya terdapat beberapa korban.
"Ada batu besar itu. Kemungkinan warga yang hilang itu ada di bawah batu. Sejauh ini memang batu itu yang menyulitkan petugas," kata Haidir saat diwawancarai di lokasi, Rabu (29/1/2014).
Dia menjelaskan, beberapa puing-puing rumah memang ditemukan di sekitar batu. Bahkan, petugas masih berupaya untuk memaksimalkan pencarian dengan menggunakan dua alat berat yang tersedia.
"Kita maksimalkan dulu yang ada. Belum ada rencana apakah nanti diledakkan atau bagaimana. Yang jelas batu-batu besar ini menjadi kendala kami," tutur mantan Danyon Armed I Singosari Malang ini.
Namun pihaknya akan mencoba memecahkan batu dengan eskavator sebelum menempuh cara lainnya. "Itu teknis di lapangan saja. Kami tahu kalau ada batu-batu besar itu baru tadi siang setelah penggalian ini," singkatnya.
Sementara itu, pencarian korban longsor dihentikan untuk sementara waktu. Penghentian evakuasi dilakukan menyusul hujan deras yang turun di wilayah tersebut. Para petugas tak mau mengambil risiko adanya longsor susulan karena pergerakan tanah.
Baca:
Ajaib, pasutri ini selamat dari timbunan longsor Jombang
Tim SAR temukan motor matic dari timbunan longsor
(rsa)