7 orang masih tertimbun longsor, 1 balita
Selasa, 28 Januari 2014 - 19:31 WIB
7 orang masih tertimbun longsor, 1 balita
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian korban tewas akibat tertimpa tanah longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang. Salah satu korban yang masih tertimbun ada balita berusai tiga tahun bernama Nindi.
"Sejak pagi tadi sudah ditemukan tujuh korban. Masih ada tujuh lagi yang saat ini dalam pencarian. Ada balita yang berusia 3 tahun bernama Nindi yang masih tertimbun longsoran," kata Kepala BPBD Kabupaten Jombang Nur Huda, di lokasi, Selasa (28/1/2014).
Nama-nama korban yang masih dalam pencarian adalah Sunarimo (61), Panji Suprapto (30), Choirotun Nisak (22), Nurul Islamiyah (17), Sail (48), Fathur Rozi (17). Sementara, korban yang ditemukan meninggal adalah Sariaji, Siti Nur Rochimah, Suhartanto, Bahrudin Ahmad, Muchaiyaroh, Lilik, dan M Shodiq.
"Proses pencarian masih berlangsung. Sementara keputusan untuk dihentikan atau tidak, tergantung dari Tim Basarnas," ujar mantan Sekretaris Bappeda Jombang ini.
Sementara itu, Kibtiyah salah satu warga di lokasi kejadian mengaku mengetahui Nindi balita berusia tiga tahun. Menurutnya, Nindi adalah cucu dari Surnarimo yang merupakan suami dari Muchaiyaroh.
"Dari tujuh korban yang ditemukan tidak ada keluarga dari Pak Sunar (Sunarimo). Kemungkinan mereka masih terkubur longsoran," ujar Kibtiyah, warga yang tinggal di seberang Sungai.
Proses pencarian korban hingga saat ini masih terus berlangsung, belum ada tanda-tanda untuk dihentikan. Sedangkan cuaca di lokasi masih diguyur hujan gerimis. Sejumlah bantuan berupa bahan pokok mulai berdatangan ke lokasi.
Bencana longsor di Dusun Kopen ini berawal dari hujan terus yang mengguyur sejak Senin 27 Januari 2014 malam. Hujan baru reda Selasa dini hari. Saat itu, terjangan gumpalan tanah disertai dengan batu berukuran besar jatuh menimpa beberapa rumah.
"Sejak pagi tadi sudah ditemukan tujuh korban. Masih ada tujuh lagi yang saat ini dalam pencarian. Ada balita yang berusia 3 tahun bernama Nindi yang masih tertimbun longsoran," kata Kepala BPBD Kabupaten Jombang Nur Huda, di lokasi, Selasa (28/1/2014).
Nama-nama korban yang masih dalam pencarian adalah Sunarimo (61), Panji Suprapto (30), Choirotun Nisak (22), Nurul Islamiyah (17), Sail (48), Fathur Rozi (17). Sementara, korban yang ditemukan meninggal adalah Sariaji, Siti Nur Rochimah, Suhartanto, Bahrudin Ahmad, Muchaiyaroh, Lilik, dan M Shodiq.
"Proses pencarian masih berlangsung. Sementara keputusan untuk dihentikan atau tidak, tergantung dari Tim Basarnas," ujar mantan Sekretaris Bappeda Jombang ini.
Sementara itu, Kibtiyah salah satu warga di lokasi kejadian mengaku mengetahui Nindi balita berusia tiga tahun. Menurutnya, Nindi adalah cucu dari Surnarimo yang merupakan suami dari Muchaiyaroh.
"Dari tujuh korban yang ditemukan tidak ada keluarga dari Pak Sunar (Sunarimo). Kemungkinan mereka masih terkubur longsoran," ujar Kibtiyah, warga yang tinggal di seberang Sungai.
Proses pencarian korban hingga saat ini masih terus berlangsung, belum ada tanda-tanda untuk dihentikan. Sedangkan cuaca di lokasi masih diguyur hujan gerimis. Sejumlah bantuan berupa bahan pokok mulai berdatangan ke lokasi.
Bencana longsor di Dusun Kopen ini berawal dari hujan terus yang mengguyur sejak Senin 27 Januari 2014 malam. Hujan baru reda Selasa dini hari. Saat itu, terjangan gumpalan tanah disertai dengan batu berukuran besar jatuh menimpa beberapa rumah.
(san)