Pengamat: Banten tak mungkin lepas Tangerang
Senin, 27 Januari 2014 - 16:51 WIB
Pengamat: Banten tak mungkin lepas Tangerang
A
A
A
Sindonews - Wacana pemekaran wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan dari Pemerintahan Provinsi Banten nampaknya cukup sulit.
Apalagi, ketiga wilayah yang paling dekat dengan Jakarta tersebut menjadi salah satu sumber daya dan perekonomian Banten.
"Wah susah itu (pisah dari Banten), Provinsi Banten tidak bakalan mau melepas Tangerang ataupun Tangsel, sebab itukan sumber daya dan perekonomian Banten," kata Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) Roy Valiant Salomo ketika dihubungi Sindonews, Senin (27/1/2014).
Roy menilai Tangerang menjadi penyumbang PAD terbesar bagi Provinsi Banten dari segi perekonomian.
"Kabupaten Tangerang sudah luar biasa perekonomiannya, tentu menjadi penyumbang ekonomi yang besar," tandasnya.
Terkait rencana Tangerang akan bergabung atau tidak dengan DKI itu bukanlah hal yang mudah.
"DKI itu butuh wilayah yang bisa menyangganya, kalau Tangerang ditarik ke DKI, kasihan Pak Gubernurnya," ungkapnya.
Pemerintahan DKI, menurut Roy, masih sangat minim dari segi kependudukan, rumah, pengelolahan sampah dan lainnya.
Bila memang Tangerang dan Tangsel akan masuk ke DKI, nantinya menjadi PR besar pemerintah DKI.
"Tangerang sudah termasuk daerah otonom sedangkan DKI termasuk daerah administratif kalau benar digabungkan menjadi apa DKI nantinya," tandasnya.
Baca juga: Pisah dari Banten, Tangerang ingin bagi-bagi jabatan
Apalagi, ketiga wilayah yang paling dekat dengan Jakarta tersebut menjadi salah satu sumber daya dan perekonomian Banten.
"Wah susah itu (pisah dari Banten), Provinsi Banten tidak bakalan mau melepas Tangerang ataupun Tangsel, sebab itukan sumber daya dan perekonomian Banten," kata Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) Roy Valiant Salomo ketika dihubungi Sindonews, Senin (27/1/2014).
Roy menilai Tangerang menjadi penyumbang PAD terbesar bagi Provinsi Banten dari segi perekonomian.
"Kabupaten Tangerang sudah luar biasa perekonomiannya, tentu menjadi penyumbang ekonomi yang besar," tandasnya.
Terkait rencana Tangerang akan bergabung atau tidak dengan DKI itu bukanlah hal yang mudah.
"DKI itu butuh wilayah yang bisa menyangganya, kalau Tangerang ditarik ke DKI, kasihan Pak Gubernurnya," ungkapnya.
Pemerintahan DKI, menurut Roy, masih sangat minim dari segi kependudukan, rumah, pengelolahan sampah dan lainnya.
Bila memang Tangerang dan Tangsel akan masuk ke DKI, nantinya menjadi PR besar pemerintah DKI.
"Tangerang sudah termasuk daerah otonom sedangkan DKI termasuk daerah administratif kalau benar digabungkan menjadi apa DKI nantinya," tandasnya.
Baca juga: Pisah dari Banten, Tangerang ingin bagi-bagi jabatan
(ysw)