Aksi 4 perampok, tembak ke udara, emas & motor didapat
Minggu, 26 Januari 2014 - 04:15 WIB
Aksi 4 perampok, tembak ke udara, emas & motor didapat
A
A
A
Sindonews.com - Komplotan perampok dengan menggunakan senjata api (senpi) beraksi di Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu sore. Pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang itu berhasil membawa perhiasan emas dan sepeda motor setelah menodongkan senpinya ke warga.
Aksi perampokan itu terjadi di kedai kopi milik Junaidi, di Dusun Flamboyan, Desa Kota, Kecamatan Tapung. Untuk menakuti korbannya, para pelaku juga sempat melepaskan tembakan ke udara.
"Kasusnya dalam penyelidikan dan pelakunya kita buru," kata Kapolres Kampar AKBP Eri Apriono saat dihubungi, Sabtu (25/1/2014).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian warga sedang ramai di kedai kopi tersebut. Namun secara tiba-tiba, pelaku yang datang menggunakan dua sepeda motor langsung menodongkan senpinya ke arag warga yang sedang berada di warung. Mereka mengancam akan menembak jika ada warga yang melakukan perlawanan.
"Bahkan salah satu pelaku langsung menembakan senjata jenis pistolnya ke udara dan membuat nyali kami takut," aku Ferdi Nando (35), seorang warga yang ikut menjadi korban.
Menurut Ferdi, di bawah ancaman senjata api, para perampok kemudian leluasa menjarah kalung emas milik Nurhayati, istri pemilik warung, seharga Rp8,2 juta. "Dia juga mengambil cincin emas milik saya," tambah Ferdi.
Kerugian Ferdi bertambah setelah kawanan perampok itu melirik sepeda motor jenis Suzuki Thunder miliknya yang saat kejadian sedang terparkir di depan warung. "Setelah dapat, mereka langsung pergi melarikan diri," ungkap Ferdi memelas.
Aksi perampokan itu terjadi di kedai kopi milik Junaidi, di Dusun Flamboyan, Desa Kota, Kecamatan Tapung. Untuk menakuti korbannya, para pelaku juga sempat melepaskan tembakan ke udara.
"Kasusnya dalam penyelidikan dan pelakunya kita buru," kata Kapolres Kampar AKBP Eri Apriono saat dihubungi, Sabtu (25/1/2014).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian warga sedang ramai di kedai kopi tersebut. Namun secara tiba-tiba, pelaku yang datang menggunakan dua sepeda motor langsung menodongkan senpinya ke arag warga yang sedang berada di warung. Mereka mengancam akan menembak jika ada warga yang melakukan perlawanan.
"Bahkan salah satu pelaku langsung menembakan senjata jenis pistolnya ke udara dan membuat nyali kami takut," aku Ferdi Nando (35), seorang warga yang ikut menjadi korban.
Menurut Ferdi, di bawah ancaman senjata api, para perampok kemudian leluasa menjarah kalung emas milik Nurhayati, istri pemilik warung, seharga Rp8,2 juta. "Dia juga mengambil cincin emas milik saya," tambah Ferdi.
Kerugian Ferdi bertambah setelah kawanan perampok itu melirik sepeda motor jenis Suzuki Thunder miliknya yang saat kejadian sedang terparkir di depan warung. "Setelah dapat, mereka langsung pergi melarikan diri," ungkap Ferdi memelas.
(rsa)