Pemprov akui buruknya drainase di ibu kota

Jum'at, 24 Januari 2014 - 09:29 WIB
Pemprov akui buruknya...
Pemprov akui buruknya drainase di ibu kota
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI mengakui, banjir dan genangan yang terjadi di sejumlah jalan di Jakarta diakibatkan buruknya drainase.

Menurut Kepala Dinas PU DKI Jakarta Manggas Rudy Siahaan, saluran drainase jalan itu banyak yang kelebihan kapasitas lantaran Ibu Kota Jakarta tidak mempunyai sistem pembuangan air limbah.

"Faktanya, sebagian air rumah tangga, air cucian, mandi, dapur, dan limbah dibuang ke situ (drainase)," kata dia di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis 23 Januari 2014 malam.

Manggas membeberkan, sejauh ini sistem pembuangan air limbah di Jakarta tercatat baru terealisasi tiga persen di kawasan Setiabudi dan Kuningan Jakarta Selatan. Alhasil, ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, saluran drainase itu tidak mampu menampung air hingga meluap ke jalan. "Drainase menjadi over floaded," ujarnya.

Ia melanjutkan, selain belum berjalannya sistem pembuangan limbah di Jakarta, banyaknya utilitas galian yang tertanam tidak sesuai prosedur di bawah drainase juga menjadi biang masalah. Karena utilitas galian yang buruk itu menyebabkan aliran air di saluran tidak berfungsi maksimal.

"Saluran banyak utilitas milik PLN, Telkom, dan PAM, sehingga luas daya tampung berkurang. Belum lagi masuk lumpur dan sampah," bebernya.

Manggas menjelaskan, utilitas yang ditanam di bawah drainase jalan itu tidak sesuai dengan ketentuan. Di mana kedalaman galian proyek kabel itu seharusnya 1,3 meter. Sementara faktanya, hanya berkisar 20 sampai 60 cm. "Galian itu akan kami perbaiki sesuai dengan ketentuan yang ada," janjinya.

Terkait masalah ini, Manggas mengaku, telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan akan menertibkan galian utilitas yang kedalamannya tidak sesuai ketentuan.

"Itu pengerusakan infrastruktur negara, akan kita laporkan ke kepolisian. Ancamannya sanksi," tandasnya.

Baca:
Pemprov DKI dinilai lamban atasi banjir
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
40 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved