Bupati TTU intervensi tugas wartawan

Sabtu, 18 Januari 2014 - 14:46 WIB
Bupati TTU intervensi...
Bupati TTU intervensi tugas wartawan
A A A
Sindonews.com - Pemimpin Redaksi (Pimred) Viktory News (VN) Crist Mboik menilai, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymundus Fernandes telah melakukan intervensi terhadap kinerja wartawan. Untuk itu, suratnya akan dicampakkan.

"Kami anggap surat itu tidak ada. Makanya kami abaikan saja. Wartawan itu bukan stafnya bupati. Jika ada bantahan terkait berita, silakan gunakan hak jawab," ujarnya, kepada wartawan, Sabtu (18/1/2014).

Sebelumnya diberitakan, Raymundus Fernandes menyurati beberapa pimred media massa di Kupang, untuk mengganti wartawan yang selama ini melakukan peliputan di Kefamenanu, TTU.

Surat bupati itu meminta masing-masing pimred untuk mengganti wartawannya yang biasa meliput kasus korupsi di TTU. Karena pemberitaan-pemberitaan wartawan tentang maraknya kasus korupsi di TTU menyudutkan pemerintah daerah. Padahal, kasus itu benar adanya dan sudah dalam proses penyelidikan pengadilan.

Surat itu dilayangkan pada 9 Januari 2014 dengan nomor Bag.Hum.& Prot.094/02/I/2014, dan ditujukan kepada Pimpinan Redaksi Harian Umum Pos Kupang, Harian Timor Expres, dan Harian Umum Victory News.

Sementara itu, Agustinus Amsikan, wartawan Viktory News mengatakan, setelah mendapatkan surat tersebut dirinya tidak akan gentar dan merasa takut memberitakan kasus korupsi yang dilakukan pejabat di TTU.

"Saya tidak bakal terpengaruh. Melakukan kontrol adalah kewajiban seorang wartawan, khsususnya dalam menjalankan fungsi kontrol. Saya akan tetap kritis terhadap pemerintah TTU," tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bagian Humas Kabupaten TTU Bonefasius Ola Kia masih belum bisa memberikan keterangan. Berkali-kali dihubungi, tidak pernah mau memberikan keterangan. "Sabar ya, lima menit lagi," kilah Ola Kia.

Namun setelah waktu yang ditentukan dan kembali dihubungi lagi, Ola tidak mau menganggap ponselnya. Begitupun setelah berkali-kali dihubungi, tidak ada jawaban.

Baca juga: Beritakan kasus korupsi, Bupati usir wartawan dari TTU
(san)
Berita Terkait
Sambut Hari Kebebasan...
Sambut Hari Kebebasan Pers Dunia, Sekjen PBB Kutuk Meningkatnya Ancaman pada Jurnalis
Kritik Pengesahan UU...
Kritik Pengesahan UU KUHP, Dewan Pers: Demokrasi Sedang Terancam
LBH Pers Sebut RKUHP...
LBH Pers Sebut RKUHP Ancam Kerja Jurnalistik
Kritisi KUHP, Yadi Hendriana:...
Kritisi KUHP, Yadi Hendriana: Wartawan Harus Berperan Aktif Jaga Kemerdekaan Pers
Dewan Pers Harapkan...
Dewan Pers Harapkan Presiden Terpilih Jaga Kebebasan Pers
Blinken: Sejumlah Negara...
Blinken: Sejumlah Negara Gunakan Pandemi untuk 'Kontrol' Media
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
11 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
11 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
11 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
12 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
15 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
16 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved