Seks bebas di Papua sangat mengerikan

Rabu, 08 Januari 2014 - 14:41 WIB
Seks bebas di Papua...
Seks bebas di Papua sangat mengerikan
A A A
Sindonews.com - Aktivitas seks bebas di Papua dinilai sudah sangat mengerikan ketimbang sejumlah kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemerhati Perempuan Sri Durjati Boedihardjo, Papua merupakan kota tertinggi yang memiliki kasus HIV/AIDS. Bahkan, tak sedikit di antaranya meninggal dunia.

"Seks bebas di Papua lebih mengerikan dibandingkan kota-kota besar lainnya. Di sana, kaum perempuan mendominasi kematian karena HIV/AIDS," jelas Sri Durjati Boedihardjo saat berbincang-bincang di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/1/2014).

Menurut Sri Durjati, tingginya seks bebas di Papua timbul karena adat istiadatnya. Di mana seorang kepala suku di sana berhak seenak hati dan leluasa menyalurkan harsat biologisnya terhadap siapa saja perempuan di sukunya.

"Di Papua memang banyak orang asing di sana. Tapi bukan disebabkan adanya orang asing di Papua. Tapi karena sikap dari kepala suku di sana. Kalau kepala suku sudah menginginkan perempuan di sukunya, tidak ada yang berani menolaknya. Sehingga AIDS di Papua sudah sangat mengerikan," paparnya.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan rendahnya pendidikan di tanah Papua, terutama di pedalaman. Sehingga banyak dari mereka yang tidak mengetahui seks bebas sangat berbahaya.

Ditambah, perlindungan terhadap kaum perempuan yang tidak ada sama sekali di Papua. Tak pelak stigma perempuan hanya sebatas pemuas nafsu semata pun seolah tak terbantahkan. "Jadi, harus ada tindakan nyata baik dari pihak pemerintah, gereja, dan masyarakat," ungkapnya.

Sebab bila tidak segera diambil langkah pencegahan seks bebas di Papua, Sri Durjati memprediksi anak cucu mereka tidak akan mendengar lagi nama Papua 30 tahun ke depan. "Kalau tidak segera diambil tindakan Papua hanya akan menjadi museum," tutupnya.
(rsa)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
10 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
10 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
10 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
11 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved