Warga tutup paksa TPS Pasar Mijen

Rabu, 08 Januari 2014 - 11:49 WIB
Warga tutup paksa TPS...
Warga tutup paksa TPS Pasar Mijen
A A A
Sindonews.com - Warga dari sejumlah RT di lingkup RW VI, Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, menutup paksa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Mijen.

Langkah ini dilakukan karena selama bertahun-tahun warga merasa terganggu dengan keberadaan TPS yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga.

Tiap hari, gunungan sampah dari berbagai jenis dengan ketinggian sekira dua meter menumpuk di TPS Pasar Mijen yang luasnya sekira 4 x 6 meter. Bau busuk termasuk yang berasal dari bangkai binatang akrab di hidung warga sekitar lokasi TPS. Bahkan, saat musim kemarau disertai angin kencang, sampah berserakan hingga masuk ke halaman rumah warga.

Maklum saja, TPS itu memang hanya berjarak sekitar beberapa meter saja dari rumah warga maupun sarana peribadatan dan tempat publik lainnya.

"Sudah delapan tahun ini pintu dan jendela rumah saya selalu tertutup. Kalau dibiarkan terbuka sampah dan baunya bisa masuk ke dalam rumah," kata Misbakhul Munir (48), warga RT 10 RW VI Desa Mijen yang lokasinya hanya berjarak lima meter dari TPS, Rabu (8/1/2014).

Penutupan paksa dilakukan warga dengan memagari TPS Pasar Mijen dengan bambu yang dipasang memutar menutup lokasi pembuangan sampah tersebut. Setelah itu, pagar bambu tersebut ditempeli dengan sejumlah spanduk bertuliskan "Jangan Buang Sampah Di Sini, Tempat Ini Diblokir", "Bupati Harus Peduli Kelola Sampah Dengan Benar", "Sampah Mengganggu Kami Jauhkan Dari Pemukiman", "Ibadah Kami Terganggu Karena Sampah" dan lain sebagainya.

Warga lainnya Kustinah (52), mendesak agar lokasi TPS Pasar Mijen dipindah. Usaha warung makannya yang berada persis di depan TPS sepi karena pembeli enggan masuk karena bau sampah yang menyengat. "Kami sudah mengadu ke berbagai pihak terkait tapi tidak pernah direspon."

Sementara itu, Kasi Kebersihan Dinas Ciptaruk Kudus Suparmin mengatakan, pihaknya tiap hari sudah berupaya mengangkut gunungan sampah tersebut. Tapi ternyata jumlah sampah lebih banyak sehingga tak semuanya terangkut dalam bak truk petugas kebersihan.

Soal pemindahan lokasi TPS, Suparmin menyatakan jajarannya tidak mempunyai wewenang, sebab hal itu adalah bagian tugas Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus. "Tugas kita hanya membersihkan sampah saja," tandas Suparmin.
(rsa)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Saset Jadi Penyumbang...
Saset Jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Indonesia
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
5 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
5 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
5 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
6 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
6 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved