Jembatan Penghubung Desa Terpencil di Grobogan Ambrol, Warga Terpaksa Lewati Jalur Hutan
Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:05 WIB
loading...
Sebuah jembatan sepanjang 10 meter yang menghubungkan Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Grobogan, Jawa Tengah, ambrol. Foto/Ist
A
A
A
GROBOGAN - Sebuah jembatan sepanjang 10 meter yang menghubungkan Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Grobogan , Jawa Tengah, ambrol. Ambrolnya jembatan ini membuat akses warga ke desa lain dan Kota Gabus terputus.
Kerusakan jembatan yang menjadi satu-satunya akses ini sudah terjadi sejak setahun lalu. Namun, warga telah membuat jembatan darurat yang bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.
Namun, akibat hujan deras dan banjir bandang beberapa minggu lalu, jembatan darurat ini kembali ambrol dan sebagian hanyut terbawa banjir.
Seluruh kendaraan, terutama roda empat, tidak diperbolehkan melintasi jembatan rusak ini. Pengendara roda dua diizinkan melintas, tetapi harus ekstra hati-hati karena kondisinya sewaktu-waktu bisa ambrol.
Baca Juga: Jembatan Penghubung Tiga Desa di Grobogan Hanyut Diterjang Arus Sungai
Kepala Desa Suwatu, Riyanto menyatakan pihaknya telah melaporkan kerusakan jembatan ini ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Grobogan.
"Kerusakan kedua ini merupakan kerusakan terparah, sehingga aktivitas dan roda ekonomi mereka menjadi lumpuh," ungkapnya.
Kerusakan jembatan yang menjadi satu-satunya akses ini sudah terjadi sejak setahun lalu. Namun, warga telah membuat jembatan darurat yang bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.
Namun, akibat hujan deras dan banjir bandang beberapa minggu lalu, jembatan darurat ini kembali ambrol dan sebagian hanyut terbawa banjir.
Seluruh kendaraan, terutama roda empat, tidak diperbolehkan melintasi jembatan rusak ini. Pengendara roda dua diizinkan melintas, tetapi harus ekstra hati-hati karena kondisinya sewaktu-waktu bisa ambrol.
Baca Juga: Jembatan Penghubung Tiga Desa di Grobogan Hanyut Diterjang Arus Sungai
Kepala Desa Suwatu, Riyanto menyatakan pihaknya telah melaporkan kerusakan jembatan ini ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Grobogan.
"Kerusakan kedua ini merupakan kerusakan terparah, sehingga aktivitas dan roda ekonomi mereka menjadi lumpuh," ungkapnya.
Lihat Juga :