'Modal dengkul', tukang parkir nekat jadi caleg
Senin, 06 Januari 2014 - 15:56 WIB
'Modal dengkul', tukang parkir nekat jadi caleg
A
A
A
Sindonews.com - Pentas pemilihan umum (Pemilu) 2014 ternyata tak hanya diikuti politikus berkantong tebal. Di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, seorang tukang parkir nekat mencalonkan diri untuk duduk di kursi legislatif.
Pria itu adalah Sudarianto, tukang parkir yang sudah mengabdikan diri di Pasar Tradisional Biromaru selama 14 tahun. Berdalih mengemban amanah rakyat, dirinya mengaku optimis dapat meraih simpatik masyarakat.
"Saya maju jadi caleg karena prihatin dengan kondisi rakyat, terutama nasib tukang parkir di Sigi, menyedihkan," ungkap pria tamatan SMA itu, Senin (6/1/2014).
Dengan pekerjannya sebagai seorang tukang parkir, praktis Sudarianto mengaku hanya bermodal dengkul saja untuk maju menjadi salah satu pemimpin masyarakat di wilayahnya.
"Tim sukses saja tidak punya, apalagi modal. Ya saya cuma mengandalkan silaturahmi dengan para pengendara yang menjadi langganan saya," ungkapnya.
Saat ini, dirinya mengaku sedang menggalang solidaritas kepada sesama tukang parkir untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat. Sudarianto pun tak segan bila harus mendatangi masyarakat dari satu pintu ke pintu lainnya untuk berdialog langsung.
"Saya siap datang ke rumah-rumah warga," tutupnya.
Pria itu adalah Sudarianto, tukang parkir yang sudah mengabdikan diri di Pasar Tradisional Biromaru selama 14 tahun. Berdalih mengemban amanah rakyat, dirinya mengaku optimis dapat meraih simpatik masyarakat.
"Saya maju jadi caleg karena prihatin dengan kondisi rakyat, terutama nasib tukang parkir di Sigi, menyedihkan," ungkap pria tamatan SMA itu, Senin (6/1/2014).
Dengan pekerjannya sebagai seorang tukang parkir, praktis Sudarianto mengaku hanya bermodal dengkul saja untuk maju menjadi salah satu pemimpin masyarakat di wilayahnya.
"Tim sukses saja tidak punya, apalagi modal. Ya saya cuma mengandalkan silaturahmi dengan para pengendara yang menjadi langganan saya," ungkapnya.
Saat ini, dirinya mengaku sedang menggalang solidaritas kepada sesama tukang parkir untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat. Sudarianto pun tak segan bila harus mendatangi masyarakat dari satu pintu ke pintu lainnya untuk berdialog langsung.
"Saya siap datang ke rumah-rumah warga," tutupnya.
(rsa)