CCTV VIT Money ChangerAuthorized mati sejak 3 bulan lalu
Minggu, 29 Desember 2013 - 15:27 WIB
CCTV VIT Money ChangerAuthorized mati sejak 3 bulan lalu
A
A
A
Sindonews.com - Pihak kepolisian menyesalkan tidak adanya alat bantu penyelidikan berupa kamera pengintai ataua CCTV di lokasi perampokan VIT Money Changer Authorized, Sabtu 28 Desember.
Kasatreskrim Polresabes Bandung, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, dari hasil pemeriksaan tiga titik CCTV yang seharusnya merekam segala aktivitas tempat itu ternyata sudah mati.
“Dari tiga CCTV itu ternyata sudah mati sejak tiga bulan lalu. Kita sayangkan itu,” ucaapnya, Minggu (29/12/2013).
Menurutnya, dengan tanpa CCTV polisi cukup mendapat kendala.
“Jadi ya kita minim data. Terutama cirri-ciri pelaku ini kita hanya dapat dari saksi korban saja,” jelasnya.
Truno menilai, keberadaan CCTV dirasa sangat membantu kepolisian jika terjadi sesuatu hal.
Dalam kesempatan itu, pihaknya pun berharap agar para pengelola tempat lain seperti bank, money changer, mini market, atau pun tempat keramaian lainnya bisa mempersiapkan CCTV untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasatreskrim Polresabes Bandung, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, dari hasil pemeriksaan tiga titik CCTV yang seharusnya merekam segala aktivitas tempat itu ternyata sudah mati.
“Dari tiga CCTV itu ternyata sudah mati sejak tiga bulan lalu. Kita sayangkan itu,” ucaapnya, Minggu (29/12/2013).
Menurutnya, dengan tanpa CCTV polisi cukup mendapat kendala.
“Jadi ya kita minim data. Terutama cirri-ciri pelaku ini kita hanya dapat dari saksi korban saja,” jelasnya.
Truno menilai, keberadaan CCTV dirasa sangat membantu kepolisian jika terjadi sesuatu hal.
Dalam kesempatan itu, pihaknya pun berharap agar para pengelola tempat lain seperti bank, money changer, mini market, atau pun tempat keramaian lainnya bisa mempersiapkan CCTV untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
(lns)