Sejumlah daerah di Jateng dipetakan rawan longsor

Minggu, 29 Desember 2013 - 12:47 WIB
Sejumlah daerah di Jateng...
Sejumlah daerah di Jateng dipetakan rawan longsor
A A A
Sindonews.com - Sejumlah daerah di empat wilayah kecamatan yang ada di Kota Salatiga dipetakan rawan bencana alam tanah longsor. Daerah tersebut antara lain, Kampung Bulu; Ngaglik, Randuacir, Kecamatan Argomulyo; Gunungsari; Nanggulan, Kecamatan Tingkir; Sidorejo Kidul, Kecamatan Sidorejo dan Klaseman, Kecamatan Sidomukti.

Kepala Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Adji mengatakan, pemetaan daerah rawan bencana tanah longsor ini didasarkan pada kondisi geografis dan lingkungan daerah masing-masing.

Daerah yang dipetakan rawan longsor sebagian besar tidak memiliki saluran pembuangan air yang baik, sehingga bisa memicu terjadinya banjir dan tanah longsor.

"Daerah pemukiman penduduk yang tidak memiliki drainase (saluran air) yang baik dan berada di sekitar tebing sangat rawan terjadi banjir. Ini bisa menimbulkan tanah longsor," katanya, Minggu (29/12/2013).

Pemetaan daerah rawan bencana ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadi bencana dan timbulnya korban jiwa. Dengan pemetaan ini, instansi yang membidangi penanganan bencana yakni Satpol PP dan instansi yang membidangi pembangunan sarana infrastruktur bisa tanggap dan responsif terhadap ancaman bencana yang setiap saat bisa terjadi.

"Pemetaan daerah rawan bencana ini, menjadi acuan untuk mengantisipasi terjadi bencana sehingga bisa membuat program langkah antisipasi yang tepat sasaran. Dan langkah antisipasi yang kami lakukan harus direspon oleh semua pihak agar pelaksanaannya bisa maksimal," tandasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Setda Kota Salatiga Adi Setiarso menyatakan, guna mengantisipasi bencana alam, Pemkot Salatiga setiap tahun menggelar pelatihan SAR.

Ini dilakukan guna menyamakan persepsi dan pemahaman serta kesatuan gerak dalam penanganan bencana alam.

"Selain itu, pemkot juga terus meningkatkan kemampuan dan kualitas tenaga SAR di Salatiga. Sehingga mereka bisa bekerja secara profesional saat melakukan tanggap darurat bencana dan penanganan selanjutnya," ucapnya.
(lns)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved