9 tahun tsunami, warga Aceh kibarkan bendera setengah tiang

Rabu, 25 Desember 2013 - 14:11 WIB
9 tahun tsunami, warga...
9 tahun tsunami, warga Aceh kibarkan bendera setengah tiang
A A A
Sindonews.com - Warga desa pesisir di Banda Aceh hari ini mengibarkan bendera merah putih setengah tiang sebagai aksi belasungkawa.

Aksi tersebut dilakukan untuk memperingati sembilan tahun tsunami yang sempat meluluhlantahkan sebagian besar pesisir Aceh dan merenggut lebih 160 ribu nyawa.

Berdasarkan pantauan di di Gampong (Desa) Lambung, Kecamatan Meuraxa, bendera setengah tiang berkibar di rumah-rumah warga, Kantor Desa, Gedung Penyelamatan Tsunami, dan sepanjang jalan-jalan desa. Aksi berkabung ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

"Pengibaran bendera setengah tiang ini kesadaran kami sendiri, tidak ada intruksi dari wali kota atau gubernur. Kami melakukannya sejak tahun pertama setelah tsunami. Tsunami itu peristiwa besar yang harus kita kenang," kata Tuha Puet atau tetua Gampong Lambung, Yubahar Zaini (69), Rabu (25/12/2013).

Selain pengibaran bendera, warga menggelar berbagai kegiatan untuk mengenang bencana dahsyat pada 26 Desember 2004. Besok, warga akan menggelar doa bersama di berbagai lokasi di Aceh.

Sejumlah warga desa hari ini mulai sibuk gotong royong mempersiapkan tempat untuk ritual doa dan kenduri anak yatim, sebagaimana tradisi tahunan masyarakat Aceh dalam mengenang kematian keluarga atau saudaranya.

Seperti terlihat di Gampong Punge Jurong. Warga kini sibuk mendirikan tratak untuk jamaah doa bersama di lokasi objek wisata tsunami PLTD Apung.

"Besok pagi semua masyarakat kita akan berkumpul di sini untuk mendoakan keluarganya yang terkena tsunami," kata Boy, seorang warga.

Dia berharap sembilan tahun tsunami bukan hanya dikenang oleh warga Aceh, tapi juga harus diperingati secara nasional. Mengingat gempa 9,3 skala richter yang disusul gelombang tsunami bukan hanya terjadi di provinsi itu, namun juga menyapu pesisir Thailand, Malaysia, India, Srilangka bahkan pantai timur Afrika menyebabkan sedikitnya 230.000 jiwa tewas di delapan negara.
(rsa)
Berita Terkait
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
ACT Terus Dampingi dan...
ACT Terus Dampingi dan Siapkan Pangan Untuk Penyintas Rohingya di Aceh
Ibu Rumah Tangga Ini...
Ibu Rumah Tangga Ini Nekat Pasok Sabu untuk Suami di Rutan
Bencana Banjir Terjang...
Bencana Banjir Terjang Aceh Barat, Ribuan Rumah Terendam
Gelombang Tinggi Hantam...
Gelombang Tinggi Hantam Aceh Barat Daya, 38 Rumah Ambruk
Demi Daging Meugang,...
Demi Daging Meugang, Warga Subussalam Aceh Rela Berdesakan di Pasar Sejak Subuh
Berita Terkini
Embung Kekinian di Jakarta,...
Embung Kekinian di Jakarta, Bukan Sekadar Tempat Menampung Air Hujan
3 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Telan Anggaran Rp380 Juta
3 jam yang lalu
Ingat! Besok Tidak Ada...
Ingat! Besok Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin
4 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
5 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Dilanjutkan Malam Ini, Fokus Pemasangan Box Culvert
5 jam yang lalu
Iduladha 1447 H, Yayasan...
Iduladha 1447 H, Yayasan Amal Indonesia Distribusikan Daging Kurban ke 9.360 Penerima Manfaat
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved