KPU DIY kesulitan tuntaskan 6.423 NIK

Selasa, 24 Desember 2013 - 16:46 WIB
KPU DIY kesulitan tuntaskan...
KPU DIY kesulitan tuntaskan 6.423 NIK
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sampai saat ini belum mampu merampungkan validasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di DIY. Sebab, masih ada 6.423 pemilih yang Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid.

Namun, Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan, berdalih, jumlah pemilih dengan NIK invalid tersebut sangat kecil dibanding dengan jumlah DPT DIY yang berjumlah 2,7 juta pemilih.

"Sebetulnya jumlah itu (NIK invalid) cukup kecil dibanding daerah lain. Di DIY persentase NIK invalid hanya 0,2 persen dari jumlah DPT," katanya, Selasa (24/12/2013).

Hamdan mengungkapkan hasil rapat KPU DIY pemilih NIK invalid menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Karena itu, pihaknya meneruskan upaya validasi itu kepada KPU di setiap Kabupaten/Kota se-DIY. "Kita terus lakukan koordinasi dengan KPU kabupaten/kota," imbuhnya.

Ia mengatakan, langkah-langkah untuk melengkapi data NIK pemlih yang masih kosong tersebut dengan mengganden Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) masing-masing kabupaten/kota. Langkah itu, sebetulnya tidak hanya untuk memvalidasi pemilih karena kekosongan NIK tapi juga untuk kemungkinan penyebab lainnya.

"Masalah kompleks. Seperti untuk mengetahui jika ada DPT yang meninggal dunia, berpindah domisili dan lainnya," ungkapnya.

Ia mengatakan, validasi DPT tersebut selain untuk memastikan jumlah warga yang memiliki hak suara, juga sebagai upaya mencegah rawannya penggunaan kartu suara secara ganda atau digunakan oleh orang lain.

"Misal ada orang telah meninggal tapi masuk DPT, ini kan rawan digunakan orang lain," ujarnya.

Dari hasil pemetaan yang dilakukan, data pemilih NIK invalid salah satunya berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Bahkan, untuk mengurus kokosongan NIK warga Lapas proses cukup rumit karena harus mendapat rekomendasi Pengadilan Negeri (PN).
(rsa)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
56 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
Tindak Asusila Hasyim...
Tindak Asusila Hasyim Asyari Berujung Pemecatan sebagai Ketua KPU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved