Gus Dur jadi komoditas politik, GusDurian protes

Senin, 23 Desember 2013 - 15:48 WIB
Gus Dur jadi komoditas...
Gus Dur jadi komoditas politik, GusDurian protes
A A A
Sindonews.com - Pengunaan nama dan gambar Gus Dur ke dalam poster calon legislatif (caleg) menuai protes dari kalangan GusDurian Jawa Timur. Terlebih penggunaan nama dan foto mantan Presiden RI itu tidak seizin pihak keluarga.

"Saya tidak mau menyebut nama partai dan calegnya. Yang jelas mereka yang memampang foto dan nama Gus Dur tidak etis karena tanpa seizin dari keluarga," kata Kordinator GusDurian Jawa Timur Aan Ansori di Surabaya, Senin (23/12/2013).

Ia juga meminta kepada para caleg yang terlanjur memasang nama dan gambar Gus Dur segera menarik alat peraga itu. Mengekspos nama Gus Dur untuk kepentingan politik praktis dapat dianggap sebagai tindak pidana karena tanpa seizin dari pihak keluarga.

Aan juga mengintruksikan kepada seluruh Jaringan GusDurian Jawa Timur untuk melakukan pemantauan terkait hal ini. Yakni dengan cara melakukan langkah-langkah yang dilandaskan diri pada ketentuan hukum yang berlaku.

"Gus Dur memang milik semua umat tidak hanya partai politik. Jika ada parpol yang memanfaatkan demi untuk menarik perhatian masyarakat sangat disayangkan," katanya.

Aan juga menilai, adanya perusakkan baliho yang mencantumkan nama Gus Dur itu adalah bentuk kontrol sosial bagi masyarakat. Meski tindakkan itu sangat tidak dibenarkan oleh ketentuan hukum yang berlaku. Seharusnya, parpol maupun caleg dapat melakukan instrospeksi diri.

"Kalau sampai dirusak ini adalah bentuk kontrol. Tapi apapun alasannya perusakkan sangat tidak dibenarkan. Mereka (caleg dan parpol) harusnya instrospeksi diri jangan sampai tindakan ini menuai kemarahan para pendukung Gus Dur," tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah baliho Sekretaris DPP PKB Imam Nahrowi dirusak. Anehnya perusakkan itu hanya terjadi pada tulisan 'PKB Penerus Perjuangan Gus Dur'. Tak hanya, di beberapa wilayah di Jawa Timur Caleg yang menggunakan jargon tersebut juga dirusak.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
1 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
4 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
6 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
6 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved