Siklus tahunan, banjir Cilacap surut 1-2 hari ke depan

Selasa, 17 Desember 2013 - 15:55 WIB
Siklus tahunan, banjir...
Siklus tahunan, banjir Cilacap surut 1-2 hari ke depan
A A A
Sindonews.com - Banjir yang menggenangi enam desa di Kabupaten Cilacap, merupakan siklus tahunan. Normalisasi Sungai Ciberem juga dianggap kurang maksimal, sehingga meluap ketika intensitas hujan tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Sarwa Permana mengatakan, saat ini kondisi Sungai Ciberem penuh ganggang.

"Apalagi dengan curah hujan tinggi, akibatnya meluap dan terjadi banjir. Kami sudah koordinasi dengan instansi terkait untuk ini. Tiap tahun banjir di Cilacap itu terus terjadi, luapan Ciberem itu, mengungsinya juga pasti di Koramil setempat," ungkapnya, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (17/12/2013).

Sarwa mengatakan, saat ini kondisi enam desa di sekitar sungai itu memang masih terendam. Namun diprediksi, hal ini berlangsung tidak akan lama.

"Prediksinya satu hingga dua hari sudah surut dan normal kembali, kecuali jika curah hujan masih tinggi. Saat ini ada 11 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 43 jiwa yang mengungsi," tambahnya.

Terkait kondisi pengungsi, kata Sarwa, sudah ditangani dengan baik, termasuk pemberian bantuan. Di antaranya; logistik dan obat-obatan.

"Sejumlah wilayah di Jateng memang diprediksi terjadi bencana. Grobogan sudah banjir, Purbalingga ada puting beliung yang mengungsi hingga 323 KK. Ini informasi yang terbaru ada tanah longsor di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Longsornya hingga 7 meter," terangnya.

Terpisah, plt Ketua DPRD Jateng Rukma Setiabudi berargumen, bencana seharusnya bisa diantisipasi, jangan persoalan reaktif ketika sudah terjadi.

"Ada bencana-bencana yang kita buat sendiri. Antisipasi harus dilakukan, misalnya jangan tebang pohon sembarangan, karena menjadi serapan air. Bisa cegah banjir dan longsor," katanya saat ditemui di Kompleks Gedung DPRD Jateng.

Saat ini, kata Rukma, pihaknya juga sedang menyiapkan segala kebutuhan terkait bencana itu. Mulai dari bantuan logistik, obat-obatan hingga perahu karet.

Sebelumnya diberitakan, enam desa di Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap tergenang banjir pada Senin 16 Desember 2013. Enam desa itu masing-masing; Sidareja, Tegalsari, Sidamulya, Margasari, Tinggarjaya dan Gunungreja. Ketinggian air mencapai 1 meter.

Banjir itu disebabkan meluapnya Sungai Ciberem setelah turun hujan deras di perbukitan hulu DAS Ciberem.
(san)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
39 menit yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
47 menit yang lalu
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
1 jam yang lalu
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
2 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
2 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved