2 hari dimakamkan, pelayat masih penuhi rumah Alrisa
Kamis, 12 Desember 2013 - 13:57 WIB
2 hari dimakamkan, pelayat masih penuhi rumah Alrisa
A
A
A
Sindonews.com - Dua hari pasca dimakamkannya jenazah Alrisa Magfirah (16), korban kecelakaan maut KRL Commuter Line dengan truk tangki BBM milik PT Pertamina di Bintaro, Jakarta Selatan rumah duka tampak masih ramai dikunjungi teman-teman korban.
Seperti yang terpantau hari ini, rumah duka yang beralamat di Perumahan Green Hills, Blok F4, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) puluhan temannya datang ke rumah Alrisa.
"Kami habis yasinan dulu di makam Icha (panggilan akrab Alrisa)," ungkap Hasan, salah seorang teman almarhumah di kediaman Alrisa, Kamis (12/12/2013).
Sehabis yasinan, sambung Hasan, teman-teman Icha pun langsung mengunjungi rumah duka. "Ini katanya rumah neneknya, dia sehari-hari tinggal di sini. Karenakan sekolahnya di Tanah Abang, jadi lebih dekat dari sini naik KRL," ungkapnya.
Hasan pun mengaku sangat berduka atas meninggalnya Icha. Dia tidak menyangka bila sahabat yang dikenal periang itu, menjadi salah satu korban kecelakaan maut tersebut.
Sementara itu, rencananya siang ini, PT Pertamina akan datang ke rumah korban, untuk memberikan santunan. Makanya, di dalam rumah terlihat orangtua dan nenek almarhumah berkumpul, menjamu puluhan teman korban dari SMA Budi Luhur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baca berita terkait:
Selidiki tabrakan KRL vs truk tangki, Polda akan panggil KAI
Seperti yang terpantau hari ini, rumah duka yang beralamat di Perumahan Green Hills, Blok F4, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) puluhan temannya datang ke rumah Alrisa.
"Kami habis yasinan dulu di makam Icha (panggilan akrab Alrisa)," ungkap Hasan, salah seorang teman almarhumah di kediaman Alrisa, Kamis (12/12/2013).
Sehabis yasinan, sambung Hasan, teman-teman Icha pun langsung mengunjungi rumah duka. "Ini katanya rumah neneknya, dia sehari-hari tinggal di sini. Karenakan sekolahnya di Tanah Abang, jadi lebih dekat dari sini naik KRL," ungkapnya.
Hasan pun mengaku sangat berduka atas meninggalnya Icha. Dia tidak menyangka bila sahabat yang dikenal periang itu, menjadi salah satu korban kecelakaan maut tersebut.
Sementara itu, rencananya siang ini, PT Pertamina akan datang ke rumah korban, untuk memberikan santunan. Makanya, di dalam rumah terlihat orangtua dan nenek almarhumah berkumpul, menjamu puluhan teman korban dari SMA Budi Luhur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baca berita terkait:
Selidiki tabrakan KRL vs truk tangki, Polda akan panggil KAI
(mhd)