Warga kembali desak akses Jalan Pepaya dibuka

Senin, 02 Desember 2013 - 10:03 WIB
Warga kembali desak...
Warga kembali desak akses Jalan Pepaya dibuka
A A A
Sindonews.com - Warga RT 02/RW 07 Pondok Cina, Beji, Depok tuding PT Kereta Api Indonesia (KAI) ingkar janji ihwal Jalan Pepaya. Pasalnya, hingga kini jalan tersebut masih saja ditutup.

Setidaknya sudah ada dua kali pertemuan digelar namun belum menghasilkan apapun. Penutupan Jalan Pepaya dilakukan pada 28 Juni 2013 saat dilakukan pembongkaran kios.

Pengurus lingkungan dan warga juga membantu pembongkaran hingga tidak terjadi kericuhan seperti di lokasi lain. Saat itu warga dijanjikan bahwa pintu itu akan dibuka kembali namun tidak diberi kepastian waktunya.

"Kami sudah melakukan upaya dialog tapi tidak ada reaksi juga. Kami sudah minta dialog dengan DPRD dan terakhir kami layangkan surat ke Dirjen Perkeretaapian Kemenhub," kata Ketua RT 02/RW 07 Helmi Ibrahim, Senin (2/12/2013).

Dikatakan dia, dari dua kali undangan dialog hanya sekali saja yang dipenuhi oleh KAI. Itupun hanya diwakili oleh Kepala Stasiun (KS) Universitas Indonesia (UI) dan Pondok Cina saja. Dan kedua KS itu tidak dapat memberikan keputusan apapun. "Tapi minimal dia memediasi kita agar ketemu dengan pimpinan KAI," katanya.

Dirinya juga mengaku telah mendatangi kantor Daops I PT KAI pada 28 November 2013. Namun, mereka gagal ketemu pimpinan KAI. Dan menurut rencana mereka akan kembali menemui pimpinan KAI.

"Karena tak ada orangnya kami titipkan surat saja kemarin (Kamis). Tetapi Selasa ini kami akan ke sana lagi," ungkapnya.

Herri, warga setempat mengatakan, hingga saat ini warga masih berusaha sabar. Namun kalau warga sudah tak dapat membendung kekesalan bisa jadi warga bertindak diluar nalar.

"Kita masih upayakan jalur damai. Kita tidak ingin anarkis. Tapi kalau terus seperti ini warga juga kesal," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
33 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
1 jam yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
2 jam yang lalu
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
3 jam yang lalu
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
10 jam yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved