Istri melahirkan, napi ini nekat kabur pakai motor sipir
Jum'at, 29 November 2013 - 08:58 WIB
Istri melahirkan, napi ini nekat kabur pakai motor sipir
A
A
A
Sindonews.com - Seorang narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Bleder, Kendal, Jawa Tengah (Jateng) nekat melarikan diri dari dalam tahanan.
Uniknya, pria yang diidentifikasi bernama Eko Prayitno itu kabur dengan menggunakan sepeda motor milik sipir lapas, Kamis (28/11/2013). Saat itu, Eko melarikan diri untuk menemani istri-nya yang akan melahirkan.
Polisi akhirnya menangkap pelaku di rumah istrinya. Aksi Eko tak sendiri, ia kabur bersama empat napi lainnya. Saat ditangkap di rumah Eko, sati narapidana lain ikut kembali diamankan, yakni Komari alias Pelak, warga Lumansari Kecamatan Gemuh. Dari tangan tersangka, polisi menyita lima sepeda motor serta sebuah sepeda motor yang sudah dipreteli.
Kepada penyidik, Eko priyanto mengatakan, dia kabur bersama dengan empat napi lainnya. Mereka pun berbagi tugas, satu napi yang merupakan teman satu sel Eko mengambil sepeda motor milik sipir, sedangkan dia bertugas mengawasi.
Motor kemudian dijual rekannya dengan harga Rp1,5 juta, dan Eko mengaku tidak mendapat bagian.
Kapolres Kendal, AKBP Haryyo Sugihhantoro, mengatakan, tersangka memanfaatkan kebebasan di lapas terbuka ini karena ingin mengunjungi istrinya yang sedang hamil. Dia menjelaskan, Eko dan Komari merupakan jaringan pencuri sepeda motor di wilayah Kendal, Semarang, dan Batang.
Uniknya, pria yang diidentifikasi bernama Eko Prayitno itu kabur dengan menggunakan sepeda motor milik sipir lapas, Kamis (28/11/2013). Saat itu, Eko melarikan diri untuk menemani istri-nya yang akan melahirkan.
Polisi akhirnya menangkap pelaku di rumah istrinya. Aksi Eko tak sendiri, ia kabur bersama empat napi lainnya. Saat ditangkap di rumah Eko, sati narapidana lain ikut kembali diamankan, yakni Komari alias Pelak, warga Lumansari Kecamatan Gemuh. Dari tangan tersangka, polisi menyita lima sepeda motor serta sebuah sepeda motor yang sudah dipreteli.
Kepada penyidik, Eko priyanto mengatakan, dia kabur bersama dengan empat napi lainnya. Mereka pun berbagi tugas, satu napi yang merupakan teman satu sel Eko mengambil sepeda motor milik sipir, sedangkan dia bertugas mengawasi.
Motor kemudian dijual rekannya dengan harga Rp1,5 juta, dan Eko mengaku tidak mendapat bagian.
Kapolres Kendal, AKBP Haryyo Sugihhantoro, mengatakan, tersangka memanfaatkan kebebasan di lapas terbuka ini karena ingin mengunjungi istrinya yang sedang hamil. Dia menjelaskan, Eko dan Komari merupakan jaringan pencuri sepeda motor di wilayah Kendal, Semarang, dan Batang.
(rsa)