Mengaku mau cek mesin, 4 polisi gadungan bawa kabur Jazz
Kamis, 28 November 2013 - 09:31 WIB
Mengaku mau cek mesin, 4 polisi gadungan bawa kabur Jazz
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampasan mobil menimpa Yan Dewanto, warga Jalan Pilar Baru RT 5/RW 3 Kedoya Selatan, Jakarta Barat. Korban yang sedang melaju dari arah Semarang, dipepet empat orang yang mengendarai minibus warna hitam.
Korban diminta berhenti dan didatangi empat orang yang mengaku anggota polisi, Rabu (27/11/2013) sore. Keempat pelaku kemduian meminta korban menyerahkan mobil yang dikendarainya, Honda Jazz B 1419 HV karena akan dicek nomor mesinnya.
Korban sempat menolak, namun pelaku merebut kunci mobil dan meminta korban menyerahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Korban kemudian ditinggal di sebuah SPBU di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Sementara pelaku melarikan mobil ke arah Semarang.
"Saya tidak tahu, yang pasti empat orang itu mengaku sebagai polisi. Karena takut terjadi yang aneh-aneh, saya menuruti saja apa yang diminta mereka. Dia enggak aniaya saya, cuma merebut kunci dan STNK saja," jelas Yan Dewanto.
Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu, AKP Dian Kusumasmoro, mengatakan, modus pelaku dengan memepet kendaraan korban dan meminta menyerahkan mobilnya.
"Kami masih melakukan pengejaran empat pelaku. Berdasarkan keterangan, keempatnya dengan membawa mobil hasil rampasan kabur ke arah Semarang," jelas AKP Dian.
Belum diketahui motif perampasan Honda Jazz ini. Korban sendiri melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kaliwungu. Polisi yang menerima laporan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasus perampasan mobil ini kini dalam penanganan Satuan Reskrim Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal.
Korban diminta berhenti dan didatangi empat orang yang mengaku anggota polisi, Rabu (27/11/2013) sore. Keempat pelaku kemduian meminta korban menyerahkan mobil yang dikendarainya, Honda Jazz B 1419 HV karena akan dicek nomor mesinnya.
Korban sempat menolak, namun pelaku merebut kunci mobil dan meminta korban menyerahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Korban kemudian ditinggal di sebuah SPBU di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Sementara pelaku melarikan mobil ke arah Semarang.
"Saya tidak tahu, yang pasti empat orang itu mengaku sebagai polisi. Karena takut terjadi yang aneh-aneh, saya menuruti saja apa yang diminta mereka. Dia enggak aniaya saya, cuma merebut kunci dan STNK saja," jelas Yan Dewanto.
Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu, AKP Dian Kusumasmoro, mengatakan, modus pelaku dengan memepet kendaraan korban dan meminta menyerahkan mobilnya.
"Kami masih melakukan pengejaran empat pelaku. Berdasarkan keterangan, keempatnya dengan membawa mobil hasil rampasan kabur ke arah Semarang," jelas AKP Dian.
Belum diketahui motif perampasan Honda Jazz ini. Korban sendiri melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kaliwungu. Polisi yang menerima laporan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasus perampasan mobil ini kini dalam penanganan Satuan Reskrim Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal.
(rsa)