Satpol PP bongkar puluhan lapak di Megu Weru

Senin, 25 November 2013 - 15:34 WIB
Satpol PP bongkar puluhan...
Satpol PP bongkar puluhan lapak di Megu Weru
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya 39 lapak yang berada di trotoar sepanjang jalan kawasan Megu-Weru, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, dibongkar petugas Satpol PP. Meski diklaim telah diberi peringatan, pembongkaran tetap dikeluhkan para pemiliknya.

Mereka yang menempati lapak merupakan pedagang, terdiri dari pedagang pakaian, makanan, aksesoris kendaraan, mainan anak, dan lainnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Cirebon Abraham Mohamad menjelaskan, tindakan itu dilakukan dalam rangka penegakan peraturan daerah (perda) yang utamanya berkaitan dengan penertiban umum.

Para pedagang sendiri menempati fasilitas umum yakni trotoar yang sepatutnya digunakan pejalan kaki. "Mereka mendirikan lapak tempat di fasilitas umum yang dibangun negara, bukan lahan pribadi masing-masing," terang dia, di sela penertiban, Senin (25/11/2013).

Penertiban dilakukan puluhan aparat Satpol PP bersama petugas polsek, koramil, kecamatan, maupun desa. Beragam jenis lapak, baik yang non-permanen hingga semi permanen, tak luput dari pembongkaran. Bahkan, kendaraan berat beko turut dikerahkan untuk membongkar lapak semi permanen.

Dia memastikan, pembongkaran dilakukan sesuai prosedur di mana telah didahului peringatan, maupun teguran bertahap para pedagang. Saat sosialisasi para pedagang juga telah membuat pernyataan tertulis di Kantor Kecamatan Weru.

Di antaranya menyatakan akan membongkar sendiri lapaknya. Namun hingga hari eksekusi, petugas masih menjumpai lapak di atas trotoar dan terpaksa membongkarnya paksa saat itu juga.

Langkah serupa, akan diberlakukan pula di daerah lainnya, di Kabupaten Cirebon. Penertiban ditegaskan dia, merupakan upaya menciptakan kawasan yang indah, tertib, dan aman.

Sementara itu, salah satu pedagang yang lapaknya dibongkar, Cici (40) warga Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, memprotes pembongkaran tersebut, karena telah membayar retribusi kepada pihak desa. Sehingga, menurut dia, lapaknya tak patut dibongkar. "Padahal kan saya sudah bayar ke pihak desa, harusnya tidak dibongkar," celetuk dia.

Pedagang gerabah ini mengaku lapak itu ditempatinya secara kontrak dengan orang yang menempatinya sebelumnya. Cici sendiri baru berjualan gerabah sekitar satu tahun terakhir. Namun dia tak menampik dirinya telah mendapat peringatan dari Satpol PP untuk membongkar sendiri lapaknya sebelum dibongkar paksa petugas.

Hanya saja, dia bersikeras memiliki hak menempati lapak tersebut karena telah membayar sampai kemudian kemarin dibongkar paksa. Cici pun mengaku tak bisa berbuat banyak setelahnya.
(san)
Berita Terkait
Dishub Tangsel Minta...
Dishub Tangsel Minta Lapak Pasar Malam di Trotoar Ditertibkan
Viral, Pedagang Perempuan...
Viral, Pedagang Perempuan Saling Tinju dan Jambak dengan Petugas Satpol PP
Ditolak Warga, Penertiban...
Ditolak Warga, Penertiban Lahan Milik PT KAI di Lampung Nyaris Bentrok
Ratusan Pedagang Pasar...
Ratusan Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo Tolak Direlokasi, Terlibat Saling Dorong dengan Satpol PP
Warga Korban Penertiban...
Warga Korban Penertiban Bangunan Lempar Telur ke Restoran Eks Rindu Alam di Puncak
Penertiban Pedagang...
Penertiban Pedagang Liar di Banda Aceh
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved