Duduk perkara dokter disiram kopi panas

Sabtu, 23 November 2013 - 17:09 WIB
Duduk perkara dokter...
Duduk perkara dokter disiram kopi panas
A A A
Sindonews.com - Mungkin ini adalah yang pertama kali terjadi, seorang dokter spesialis di Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat disiram denga kopi panas oleh seorang pendamping pasien. Tak hanya itu, dokter wanita tersebut juga dihujani bogem mentah berkali-kali.

Dalam konferensi pers yang digelar di RS Husada, dokter Fransisca Mochtar yang menjadi korban penganiayaan tersebut menjelaskan duduk perkaranya. Mengenai kabar bahwa dirinya tidak profesional menangnai pasien juga dibantahnya.

Sambil menitikan air mata, dokter Fransisca bercerita bagaimana peristiwa yang bakal diingatnya terus tersebut menimpanya. Saat itu, sekira pukul 19.00 WIB, 18 November 2013 petang, seorang pasien berinisial G yang masih berusia 18 tahun diantar berobat oleh HH (55).

"Sebelum melakukan tindkan medis, saya minta agar pasien dibawa ke laboratorium untuk mengetahui lebih jelas penyakitnya," kata dokter Fransisca di RS Husada, Sabtu (23/11/2013).

Namun, pendamping pasien berinisial HH mendesaknya untuk memberi tahu penyakit apa yang diderita G. Karena belum ada hasil laboratorium, Fransisca meminta agar pasien dibawa ke ruang laboratorium.

"Pendamping pasien terus bertanya, apakah penyakitnya gawat atau tidak, tapi saya jawab tunggu hasil laboratorium dulu," terangnya.

Sekira pukul 19.40 WIB, hasil laboratorium keluar dan membuat wajah HH kian tegang ingin mengetahui penyakit G. Fransisca meminta agar HH sabar namun dibalas dengan cacian yang cukup membuat sakit hati.

Saat melihat hasilnya, dokter Fransisca bertanya apa hubungan HH dengan pasien berinisial G. Namun pertanyaan tersebut malah menyulut emosi HH.

"Kenapa bisa begini gawat, dokter anjing!" kata Fransisca menirukan ucapan HH. Selanjutnya, keluar kata-kata kotor yang dilontarkan HH.
Saat itu, Fransisca meraih HP untuk merekam perkataan HH namun tindakannya itu justru membuat HH makin kalap. Kopi yang baru dibelinya langsung disiramkan ke arah Fransisca dan mengenai wajah dan baju putihnya.

Usai menyiram kopi panas, HH beranjak ingin keluar ruang praktik, namun lengannya behasil dipegang Fransisca. HH makin kalap dan melayangkan tinjunya berkali-kali ke wajah Fransisca.

Beruntung, ada suster di ruangan tersebut yang melerainya sehingga penganiayaan tersebut terhenti. Pelaku yang berusaha kabur juga diringkus oleh satpam RS Husada.

Sikap tak sopan HH terus ditunjukan hingga kantor polisi. Selama di Mapolsek Sawah Besar, pelaku terus menebar intimidasi kalau dirinya kenal dengan kepala polisi.

"Waktu di (Mapolsek) Sawah Besar, pelaku sempat mnecari-cari pak Shinto (Kapolsek) tapi tidak dipedulikan polisi yang memeriksanya," katanya.

Setelah diperiksa, pelaku langsung ditahan dan terancam hukuman dua tahun penjara. Kemarin, Kapolsek Sawah Besar Shinto Silitonga mengatakan, dari pengakuan pelaku dia tidak mendapat pelayanan baik dari dokter sehingga emosi.

"Dari penuturan pelaku, korban melayani sambil BBM-an, bicara kurang sopan dan setiap pertanyaannya dijawab 'tidak tahu," bebernya.

Menurut Shinto, hingga kini tersangka masih diproses secara hukum dengan barang bukti satu lembar Visum Et Repertum Luka, satu buah gelas terbuat dari Sterefoam warna Orange (7Eleven) dan satu buah baju dokter warna putih yang tersiram air kopi.

"Pelaku dikenakan persangkaan Pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara paling lama dua tahun," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
48 menit yang lalu
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
55 menit yang lalu
Jelang Akhir Libur Panjang,...
Jelang Akhir Libur Panjang, 40.714 Penumpang Kereta Mulai Kembali ke Jakarta
1 jam yang lalu
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
2 jam yang lalu
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
4 jam yang lalu
Infografis
Waktu Paling Tepat untuk...
Waktu Paling Tepat untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved