Tak masalah ditertibkan, cawara protes ada kecurangan
Jum'at, 22 November 2013 - 22:20 WIB
Tak masalah ditertibkan, cawara protes ada kecurangan
A
A
A
Sindonews.com - Calon Wakil Rakyat (Cawara) dari Partai Hanura Imam Turidi mengatakan, dirinya mengaku pasrah dengan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). Namun jika ada indikasi kecurangan dirinya tidak segan-segan untuk melakukan protes.
"Jika memang melanggar dan harus ditertibkan ya silakan, namun jika ada yang terbukti melangggar namun sengaja dilakukan pembiaran, ini yang akan saya pertanyakan," katanya di Depok, Jumat (22/11/2013).
Calon anggota DPRD Kota Depok ini mengaku, memasang baliho untuk kepentingan sosialisasi. Dengan tujuan agar masyarakat mengetahui sosoknya. "Kalau saya sudah terkenal seperti wali kota ngapain saya pasang," ucapnya menyentil.
Selain itu, Sekertaris Bidang Kampanye dan Propaganda KAPPU Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Depok, Asep Subekti mengatakan, penertiban APK jangan tebang pilih dan harus adil.
"Kami hanya ingin apapun yang berbau partai politik baik itu baliho, reklame kalau memang melanggar ya ditertibkan. Ini berdasarkan kesepakatan," pungkasnya.
Namun, kata dia, pihaknya masih melihat ada baliho yang tidak ditertibkan, padahal baliho caleg lain ditertibkan. Ini menandakan, kata dia, atribut parpol yang tak dicopot telah melakukan permainan uang.
"Jangan kotori apa yang sudah menjadi acuan yang ditentukan KPUD sehingga merugikan parpol lain yang bersedia menurunkan atributnya," pungkasnya.
"Jika memang melanggar dan harus ditertibkan ya silakan, namun jika ada yang terbukti melangggar namun sengaja dilakukan pembiaran, ini yang akan saya pertanyakan," katanya di Depok, Jumat (22/11/2013).
Calon anggota DPRD Kota Depok ini mengaku, memasang baliho untuk kepentingan sosialisasi. Dengan tujuan agar masyarakat mengetahui sosoknya. "Kalau saya sudah terkenal seperti wali kota ngapain saya pasang," ucapnya menyentil.
Selain itu, Sekertaris Bidang Kampanye dan Propaganda KAPPU Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Depok, Asep Subekti mengatakan, penertiban APK jangan tebang pilih dan harus adil.
"Kami hanya ingin apapun yang berbau partai politik baik itu baliho, reklame kalau memang melanggar ya ditertibkan. Ini berdasarkan kesepakatan," pungkasnya.
Namun, kata dia, pihaknya masih melihat ada baliho yang tidak ditertibkan, padahal baliho caleg lain ditertibkan. Ini menandakan, kata dia, atribut parpol yang tak dicopot telah melakukan permainan uang.
"Jangan kotori apa yang sudah menjadi acuan yang ditentukan KPUD sehingga merugikan parpol lain yang bersedia menurunkan atributnya," pungkasnya.
(mhd)