Berhenti sembarang tempat, angkot bakal didenda maksimal
Kamis, 21 November 2013 - 12:22 WIB
Berhenti sembarang tempat, angkot bakal didenda maksimal
A
A
A
Sindonews.com - Pihak kepolisian saat ini terus berusaha melakukan penertiban pelanggaran lalu lintas yang semakin marak di Jakarta.
Setelah sebelumnya rencana maksimal akan dikenakan pada penerobos jalur TransJakarta, Ditlantas Polda Metro Jaya pun mulai akan menyasar kepada angkutan umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat.
"Supirnya akan ditilang jika nanti petugas menemukan angkutan umum menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (21/11/2013).
Tak hanya itu, nantinya penerapan denda maksimal juga pasti akan diterapkan kepada pengendara yang melawan arus lalu lintas. Namun saat ini polisi, lanjut Rikwanto, masih fokus soal finalisasi penerapan denda maksimal bagi penerobos jalur busway.
"Sosialisasi sudah dilakukan sejak lama. Karenanya, jika masih ada yang masuk jalur TransJakarta akan ditilang. Dalam aturan itu sudah jelas tidak ada yang boleh masuk jalur TransJakarta, kecuali bus TransJakarta itu sendiri. Kalau masuk kita lakukan penilangan," tukasnya.
Setelah sebelumnya rencana maksimal akan dikenakan pada penerobos jalur TransJakarta, Ditlantas Polda Metro Jaya pun mulai akan menyasar kepada angkutan umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat.
"Supirnya akan ditilang jika nanti petugas menemukan angkutan umum menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (21/11/2013).
Tak hanya itu, nantinya penerapan denda maksimal juga pasti akan diterapkan kepada pengendara yang melawan arus lalu lintas. Namun saat ini polisi, lanjut Rikwanto, masih fokus soal finalisasi penerapan denda maksimal bagi penerobos jalur busway.
"Sosialisasi sudah dilakukan sejak lama. Karenanya, jika masih ada yang masuk jalur TransJakarta akan ditilang. Dalam aturan itu sudah jelas tidak ada yang boleh masuk jalur TransJakarta, kecuali bus TransJakarta itu sendiri. Kalau masuk kita lakukan penilangan," tukasnya.
(kri)