Temukan tas hitam, bocah 13 tahun tewas tertembak

Rabu, 20 November 2013 - 21:02 WIB
Temukan tas hitam, bocah...
Temukan tas hitam, bocah 13 tahun tewas tertembak
A A A
Sindonews.com - Seorang anak berusia 13 tahun merenggang nyawa setelah tertembak sebuah pistol rakitan yang ditemukannya di atas Kandang burung di pinggir rumahnya di dusun Krajan Timur, Desa Aman sari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Anak malang itu diketahui adalah Ridwan Jayadinata. Kejadian yang berlangsung Selasa (19/11) pada pukul 14.00 tersebut terjadi ketika Ridwan bersama temannya Dedi (13) tengah berusaha mengambil burung yang masih dalam sarangnya tersebut.

Ketika korban hendak mengambil burung di kandangnya, terlihat sebuah tas hitam berada di atas kandang tersebut. Korban lalu mengambil tas itu. Dan memberikannya kepada teman korban, Dedi.

Siapa sangka tas yang dipegang Dedi tersebut berisi senjata rakitan. Karena bobotnya yang berat, Dedi tak dapat menahan tas tersebut hingga akhirnya jatuh ke bawah dan terjadi letusan dari senjata tersebut yang akhirnya mengenai pelipis kiri hingga tembus ke belakang kepala korban. Korban pun lalu meninggal seketika di TKP lalu di bawa ke RSUD Karawang untuk divisum.

Hari ini, Rabu (20/11/2013), Polsek setempat lalu melakukan olah TKP bersama tim identifikasi dan dibantu Jibom (penjinak Bom).

Menurut Kapolsek Rengasdengklok, Kompol A Sayuti, bahwa senjata api yang meletus dan membunuh korban adalah adalah senjata rakitan.

"Dugaan kami itu senjata rakitan karena melihat dari luka korban," katanya.

Diakuinya hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap tas hitam tersebut, pasalnya tas hitam tersebut telah hilang. Kuat dugaan ada orang ketiga yang mengambil tas hitam tersebut.

"Kalau berdasarkan apa yang digambarkan saksi orang yang membawa tas tersebut ciri- cirinya bertopi, berkumis, pakai jaket hitam, tinggi 165, warna kulit sawo matang, dan rambut sedang," katanya.

Sementara itu, Ibu korban yang ditemui di rumahnya Ayoh (39), mengatakan korban menemukan tas warna hitam ketika hendak mengambil burung di kandangnya. Ketika temannya mengocok-kocok tas tersebut ada bunyi letusan dari tas yang membunuh korban seketika. Saat ini dirinya hanya bisa pasrah dengan kepergian anaknya.

Sedang dirinya pun tidak mengetahui siapa pemilik tas tersebut pasalnya ketika kejadian berlangsung tas tersebut sudah menghilang.

Hingga kini kepolisian masih terus melakukan penyelidikan siapa pemilik tas hitam tersebut. Berdasarkan pengembangan dari olah TKP, kepolisian lalu menggerebek sebuah rumah tidak jauh di TKP dan menemukan sebuah Kunci Letter T yang biasa digunakan untuk melakukan pencurian motor.
(rsa)
Berita Terkait
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Pemusnahan 432 Puncuk...
Pemusnahan 432 Puncuk Senjata Api Rakitan Hasil Operasi Senpi di Sumsel
Polda Sumsel Musnahkan...
Polda Sumsel Musnahkan 532 Senjata Api Rakitan Laras Panjang dan Pendek
Jadi Perakit Senjata...
Jadi Perakit Senjata Api Sejak 2014 Tahun, Sabtudin Baru Ditangkap
Kesal Selalu Campuri...
Kesal Selalu Campuri Urusan Rumah Tangganya, Menantu Letuskan Senpi ke Mertua
Rakit Senpi Ilegal,...
Rakit Senpi Ilegal, Guru SMP Swasta di Malang Diamankan Polda Jatim
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
12 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved