300 mahasiswa Kaltim akan dikirim ke Rusia
Selasa, 19 November 2013 - 16:08 WIB
300 mahasiswa Kaltim akan dikirim ke Rusia
A
A
A
Sindonews.com - Paska kesepakatan kerjasama pembanguna rel kereta api dengan investor Rusia Russian Railways, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat kesepakatan lain mengenai pendidikan.
Kesepakatan tersebut membuka peluang bagi mahasiswa Kaltim, untuk menimba ilmu di negeri dingin tersebut.
Pemerintah Rusia melalui Russian Railways memberikan kesempatan kepada mahasiswa Kaltim untuk menempuh pendidikan di Moskow State University of Railway Engineering, mulai tahun ajaran 2014.
“Rencana ini sangat baik untuk menyiapkan sumber daya manusia Kaltim yang mampu berperan aktif dalam pembangunan dan pengoperasian tiga jalur rel kereta api yang akan dibangun di Kaltim, yaitu rel kereta api dari Kutai Barat ke Balikpapan, Muara Wahau ke Lubuk Tutung dan dari Tabang ke Lubuk Tutung,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Selasa (19/10/2013).
Kesepahaman kerjasama pendidikan ini, diwujudkan dalam bentuk MoU antara Gubernur Kaltim dengan Head of the Moscow State University of Railway Engineering (MIIT) Mr B Levin dan Director Kalimantan Railways Andre Shigaev.
Setelah kerjasama ini, Awang Faroek mengajak para calon mahasiswa yang berminat agar segera mendaftar ke Dinas Perhubungan Kaltim untuk mengikuti proses seleksi.
Mereka yang lolos akan diberi kursus Bahasa Rusia yang akan menjadi persyaratan untuk menempuh pendidikan di Rusia. Pada tahap awal, Pemprov Kaltim akan menyiapkan quota 300 mahasiswa yang akan dibiayai melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang.
Sebelumnya, Awang Faroek Ishak melakukan kunjungan kerja ke Rusia. Dalam kunjungan itu, Awang bersama rombongan berkesempatan mengunjungi Moscow State University of Railway Engineering untuk melihat berbagai fasilitas yang sangat lengkap di universitas tersebut.
Gubernur bahkan menyebut, sudah saatnya Rusia menjadi salah satu tujuan pendidikan mahasiswa Kaltim di berbagai disiplin ilmu baik teknik maupun kedokteran.
Kesepakatan tersebut membuka peluang bagi mahasiswa Kaltim, untuk menimba ilmu di negeri dingin tersebut.
Pemerintah Rusia melalui Russian Railways memberikan kesempatan kepada mahasiswa Kaltim untuk menempuh pendidikan di Moskow State University of Railway Engineering, mulai tahun ajaran 2014.
“Rencana ini sangat baik untuk menyiapkan sumber daya manusia Kaltim yang mampu berperan aktif dalam pembangunan dan pengoperasian tiga jalur rel kereta api yang akan dibangun di Kaltim, yaitu rel kereta api dari Kutai Barat ke Balikpapan, Muara Wahau ke Lubuk Tutung dan dari Tabang ke Lubuk Tutung,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Selasa (19/10/2013).
Kesepahaman kerjasama pendidikan ini, diwujudkan dalam bentuk MoU antara Gubernur Kaltim dengan Head of the Moscow State University of Railway Engineering (MIIT) Mr B Levin dan Director Kalimantan Railways Andre Shigaev.
Setelah kerjasama ini, Awang Faroek mengajak para calon mahasiswa yang berminat agar segera mendaftar ke Dinas Perhubungan Kaltim untuk mengikuti proses seleksi.
Mereka yang lolos akan diberi kursus Bahasa Rusia yang akan menjadi persyaratan untuk menempuh pendidikan di Rusia. Pada tahap awal, Pemprov Kaltim akan menyiapkan quota 300 mahasiswa yang akan dibiayai melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang.
Sebelumnya, Awang Faroek Ishak melakukan kunjungan kerja ke Rusia. Dalam kunjungan itu, Awang bersama rombongan berkesempatan mengunjungi Moscow State University of Railway Engineering untuk melihat berbagai fasilitas yang sangat lengkap di universitas tersebut.
Gubernur bahkan menyebut, sudah saatnya Rusia menjadi salah satu tujuan pendidikan mahasiswa Kaltim di berbagai disiplin ilmu baik teknik maupun kedokteran.
(san)