Terjun payung militer dunia bakal digelar di Solo

Sabtu, 16 November 2013 - 10:05 WIB
Terjun payung militer...
Terjun payung militer dunia bakal digelar di Solo
A A A
Sindonews.com - Kejuaraan terjun payung militer dunia bakal digelar di Kota Solo pada 2014 mendatang. Kejuaraan tersebut bekal mempertontonkan kelihaian penerjun militer dari berbagai negera di dunia.

Ketua Pelaksana, Brigjen Endang Sodik, menyebutkan acara bertajuk The 38th CISM World Military Parachuting Championship 2014 tersebut bakal digelar pada September mendatang. Menurutnya kota Solo sengaja dipilih karena lalu lintas udara Kota Solo tergolong cukup aman bagi para atlet terjun payung tersebut.

Selain itu pemiliha Kota Bengawan tersebut dilakukan karena Solo memiliki budaya yang kental dan bisa menjadi suguhan para atlet kelas dunia tersebut ketika datang ke Kota Solo.

Ia mengatakan sebelum memilih Kota Solo, setidaknya ada tiga kota lain yang diajukan oleh panitia, yakni Bali, Jogja dan Jakarta. Akan tetapi kota-kota tersebut arus lalu lintas udaranya cukup tinggi, sehingga kurang nyaman dan kurang aman bagi para atlet yang bakal bertanding.

Secara keseluruhan nantinya kejuaraan tersebut bakal diikuti oleh sekitar 60 negara dari total anggota CISM sebanyak 133 Negara. Nantinya para atlet tersebut bakal bertanding dalam tiga katagori yang ada yakni Kelas Ketepatan Mendarat, Kelas Formasi dan Kelas Bebas.

”Untuk Formasi nantinya bakal mendarat di Kawasan ALun-alun Keraton Solo, untuk Kelas formasi bakal mendarat di Stadion Manahan, sedangkan untuk Gaya bebas nantinya bakal mendarat di kawasan Benteng Vastenburg Solo,” ucapnya di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Jumat (15/11/2013).

Ia menambahkan, pihak panitia mengaku sengaja memilih tempat-tempat tersebut agar nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Berbeda jika diselenggarakan di kawasan militer nantinya akan bersifat tertutup dan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat sipil.

Sedangkan untuk maslah atltet, tahun ini tim Indonesia masih mengandalkan Serda Anik dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Hal itu dikarenakan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya atlet militer tersebut mampu menduduki peringkat ke tiga di kelas akurasi.
(rsa)
Berita Terkait
Gibran Rakabuming Tinjau...
Gibran Rakabuming Tinjau Vaksinasi Pedagang di Pasar Gede
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Pengawasan Coklit Pilwalkot...
Pengawasan Coklit Pilwalkot Solo, Bawaslu Kantongi 1.000 Temuan
Anggota DPRD Kota Solo...
Anggota DPRD Kota Solo Positif COVID-19 Hadiri Pelantikan Walikota, Begini Kata Gibran
2 Keturunan Raja Solo...
2 Keturunan Raja Solo Terkurung Dalam Keraton, Lahap Menyantap Makanan Kiriman Kapolresta Solo
Wali Kota Solo Sambut...
Wali Kota Solo Sambut Perpres Terkait PPPK
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved