Demo pemekaran berlanjut, mahasiswa geruduk polda

Jum'at, 15 November 2013 - 15:37 WIB
Demo pemekaran berlanjut,...
Demo pemekaran berlanjut, mahasiswa geruduk polda
A A A
Sindonews.com - Mahasiswa se-Kota Palopo kembali menggelar aksi demonstasi ke Polda Sulselbar untuk meminta pertanggung jawab atas penembakan warga Walenrang yang menuntut pemekaran Kabupaten Luwu Tengah.

Dalam aksinya, mahasiswa melakukan salat gaib untuk rekan mereka yang tewas dan masih hilang. Mahasiswa menduga, tewasnya warga Walenrang akibat ditembak polisi saat bentrok beberapa hari lalu, di Jalur Trans Sulawesi.

Saat terjadi bentrok dengan polisi, dan dilakuan pembersihan massa pendemo, tampak Wakapolda hadir di lokasi. Selain melakukan salat gaib, mahasiswa juga memblokir jalan di pusat Kota Palopo. Hingga membuat arus lalu lintas terganggu.

Para pendemo mengatakan, rekannya banyak yang hilang pascaaksi demo tersebu. Karena, sampai saat ini masih banyak rekan mereka yang belum kembali kerumah.

Dalam aksinya, pendemo juga meminta Komnas HAM yang saat sedang berada di Walenrang untuk menginvestigasi pelanggaran HAM segera mentransparansikan hasil temuan mereka di lapangan.

Pembentukan Luwu Tengah ini bukan hanya diinginkan warga Walenrang. Seluruh warga Luwu Raya yang terdiri dari Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur juga mendukung pembentukan Luwu Tengah.

Hal ini dibuktikan dengan turunnya massa mahasiswa yang tergabung dalam wadah Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya dalam aksi demo bentrok tersebut.

Luwu tengah dianggap solusi terbaik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena selama ini letak wilayah Walenrang sangat jauh dari Ibu Kota Kabupaten Luwu. Selain itu, enam kecamatan di Walenrang ini juga sangat tertinggal dari kemajuan pembangunan Kabupaten Luwu.

Pendemo mengancam akan kembali melakukan aksi demo besar besaran pada 21 November mendatang, di Walenrang, mana kala anggota DPR RI Komisi II dalam rapat plenonya tidak memasukkan Luwu Tengah dalam pembahasan daerah otonomi baru.
(san)
Berita Terkait
Bupati Yaatulo Bicara...
Bupati Yaatulo Bicara Potensi Kabupaten Nias Jadi Provinsi Kepulauan
Pemekaran Papua Bentuk...
Pemekaran Papua Bentuk Keseriusan Pemerintah Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Sulut: Pemekaran...
Gubernur Sulut: Pemekaran Bukan untuk Memisahkan Wilayah, tapi Mendekatkan Pelayanan Publik
DPR Sahkan Usulan 3...
DPR Sahkan Usulan 3 DOB Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi
Waketum PKN Dukung Pemekaran...
Waketum PKN Dukung Pemekaran Provinsi Maluku
Usai Penetapan 3 Provinsi...
Usai Penetapan 3 Provinsi Baru, Papua Aman dan Kondusif
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
24 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
34 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved