Bengawan Solo Gethek Festival bergantung debit air

Jum'at, 08 November 2013 - 14:27 WIB
Bengawan Solo Gethek...
Bengawan Solo Gethek Festival bergantung debit air
A A A
Sindonews.com - Panitia pelaksana Bengawan Solo Gethek Festival 2013 merisaukan debit air yang ada di sungai tersebut. Pasalnya, debit air tersebut sangat menentukan gelaran festival gethek atau perahu bamboo tradisional itu.

"Sampai saat ini panitia masih was-was dengan debit air yang ada di Bengawan Solo. Jika debit air tersebut berkurang atau bertambah, akan sangat berpengaruh dalam kelancaran acara," ujar Kepala Bidang Sarana Pariwisata Ipoung Saryoko, kepada wartawan, Jumat (8/11/2013).

Dia menyebutrkan, jika debit air di sungai tersebut meningkat, maka gelaran tersebut batal dilakukan. Pasalnya, hal itu bisa menyangkut keselamatan para peserta yang ikut dalam acara tahunan tersebut. Sehingga, perlu pengamatan terus-menerus hingga saat acara berlangsung pada Minggu 10 November 2013.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Tim Search And Rescue (SAR). Nantinya yang bisa mengukur keamanan debit air Bengawan Solo adalah mereka. Jika tim SAR tidak mengizinkan, maka acara tidak akan kita gelar. Kita akan taati demi keselamatan bersama,” terangnya.

Ipoung juga mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terkait acara tersebut. Dia menyebutkan, jika saat acara debit air menyusut, pihaknya telah meminta bantuan kepada BBWS untuk membuka pintu air Bendungan Serbaguna Wonogiri (Waduk Gajah Mungkur) dan meninggikan debit air.

“Kalau terlalu dangkal tidak bisa, kalau terlalu tinggi airnya nanti bisa berbahaya,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bambang Hendro berharap tidak terjadi hujan deras di wilayah Hulu Sungai Bengawan Solo seperti di Wonogiri dan Sukoharjo, pada dua hari mendatang. Jika hujannya tidak begitu deras, maka bisa dipastikan debit air akan stabil dan aman untuk dipakai festival.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bengawan Solo Gethek Festival tersebut bakal diikuti 29 peserta yang terdiri dari Muspida dan berbagai komunitas di Kota Solo. Ke-29 getek tersebut, bakal menyusuri Bengawan Solo dari Sangkrah (Pasar Kliwon) hingga Taman Ronggowarsito (Jebres) sejauh empat kilometer.
(san)
Berita Terkait
Mentransformasi Jaminan...
Mentransformasi Jaminan Sosial sebagai Budaya Masyarakat
Seminar Ketahanan Sosial...
Seminar Ketahanan Sosial Budaya, TNI AU Belajar Dinamisasi Budaya di DIY
Perkuat Sikap Toleransi...
Perkuat Sikap Toleransi lewat Pendekatan Sosial Budaya
Budaya Baca di Tengah...
Budaya Baca di Tengah Gempuran Media Sosial
7 Kelebihan Gen Z yang...
7 Kelebihan Gen Z yang Bisa dicontoh Semua Generasi
Pj Wali Kota Izinkan...
Pj Wali Kota Izinkan Pelaksanaan Event Sosial Budaya
Berita Terkini
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
18 menit yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
19 menit yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
1 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
2 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
3 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved