Pangeran Haryo batalkan kirab malam 1 Suro

Senin, 04 November 2013 - 12:27 WIB
Pangeran Haryo batalkan...
Pangeran Haryo batalkan kirab malam 1 Suro
A A A
Sindonews.com - Salah satu putra Pakubuwono XII Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Suryo Wicaksono memastikan untuk pertama kalinya, Keraton Kasunanan Surakarta tidak akan menggelar kirab, pada malam satu Suro yang rutin digelar setiap pergantian tahun baru Muharam.

Keputusan tidak akan menggelar kirab malam satu Suro, diambil Pakubuwono XIII Hangabehi, setelah melakukan pertemuan dengan pihak wali kota, Ketua DPRD, serta Muspida lainnya, semalam.

Sayangnya, pria yang akrab disapa Gusti Nino ini tidak membeberkan hasil-hasil pertemuan tersebut. Menurut Gusti Nino, sikap Lembaga Dewan Adat yang menolak untuk mengakhiri konflik berkepanjangan, yang menjadi dasar bagi PB XIII tidak mengizinkan kirab malam satu Suro digelar.

"Selain tidak mengijinkan kirab malam satu Suro digelar, PB XIII juga telah menyerahkan maklumat tentang pembubaran Lembaga Dewan Adat kepada wali kota. Dan Maklumat itu, akan dibacakan langsung PB XIII hari ini," ujar Gusti Nino, kepada wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Senin (4/11/2013).

Menurut Gusti Nino, dengan tidak diizinkannya kirab malam 1 Suro yang ditandai dengan keluarnya hewan periharan keraton atau warga Solo mengenalnya dengan Kebo Bule, maka PB XIII tidak segan-segan menjatuhkan hukuman bagi siapa saja yang menggelar kirab malam 1 Suro.

Sementara itu, meskipun PB XIII secara resmi tidak mengizinkan kirab malam 1 Suro digelar, persiapan menyambut pergantian tahun Muharam terus dilakukan pihak Keraton Kasunanan.

Pantauan wartawan, pada Minggu sore, pihak keraton sudah menggelar gladi bersih. Delapan ekor Kebo Bule yang akan di kirab, dikeluarkan dari kandangnya untuk menelusuri rute yang akan dilalui kirab.

Meski saat gladi bersih hujan turun, namun antusias warga menyaksikan jalannya kirab tetap tinggi. Rencananya, selain 8 ekor kerbau, 9 pusaka milik keraton juga akan dikirabkan saat malam 1 Suro nanti malam.
(san)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
10 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved