Dinilai cari keuntungan, denda maksimal jalan terus
Jum'at, 01 November 2013 - 16:09 WIB
Dinilai cari keuntungan, denda maksimal jalan terus
A
A
A
Sindonews.com - Keputusan mengenai denda maksimal terhadap penerobos jalur Transjakarta hingga saat ini masih menuai kontroversi. Soalnya, hal itu dinilai hanya mencari keuntungan semata.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian pun menanggapi datar tudingan demi tudingan yang telah dilontarkan berbagai pihak atas rencana kebijakan tersebut.
"Banyak pendapat yang skeptis serta pesimis. Tapi ini kan kalau mereka tidak melanggar seharusnya tidak ada masalah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Jumat (1/11/2013).
Rikwanto menilai, tudingan tersebut hanya sebagai konsekwensi atas denda tersebut. Dia merasa yakin, kalau masyarakat mematuhi peraturan denda maksimal tersebut tidak ada.
"Konsukuensi, jika itu harus ditegakan. Silakan laporkan jika ada anggota yang terbukti memeras dan akan kami tindak," tegasnya
Dia pun menambahkan, saat ini mereka masih terus menggodok kebijakan ini agar nantinya di lapangan bisa berjalan secara maksimal.
"Makanya dalam pencanangan denda ini harus ada koordinasi dari berbagai pihak," tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian pun menanggapi datar tudingan demi tudingan yang telah dilontarkan berbagai pihak atas rencana kebijakan tersebut.
"Banyak pendapat yang skeptis serta pesimis. Tapi ini kan kalau mereka tidak melanggar seharusnya tidak ada masalah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Jumat (1/11/2013).
Rikwanto menilai, tudingan tersebut hanya sebagai konsekwensi atas denda tersebut. Dia merasa yakin, kalau masyarakat mematuhi peraturan denda maksimal tersebut tidak ada.
"Konsukuensi, jika itu harus ditegakan. Silakan laporkan jika ada anggota yang terbukti memeras dan akan kami tindak," tegasnya
Dia pun menambahkan, saat ini mereka masih terus menggodok kebijakan ini agar nantinya di lapangan bisa berjalan secara maksimal.
"Makanya dalam pencanangan denda ini harus ada koordinasi dari berbagai pihak," tandasnya.
(mhd)