Purel Blitar positif idap HIV/AIDS

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 19:19 WIB
Purel Blitar positif...
Purel Blitar positif idap HIV/AIDS
A A A
Sindonews.com - Seorang perempuan yang diinformasikan berlatar belakang sebagai pemandu lagu (purel) tempat hiburan malam Kota Blitar diketahui mengidap virus HIV/AIDS.

Dengan temuan baru tersebut, jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Blitar mulai 2004 hingga 2013 mencapai 56 jiwa.

"Dari jumlah tersebut, 25 orang dalam perawatan dan sisanya meninggal dunia, "ujar Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Blitar Didik Djoko Warsito kepada wartawan, Jumat (25/10/2013).

Identifikasi akan HIV/AIDS berlangsung tidak sengaja. Yang bersangkutan melakukan cek kesehatan ke RSU Mardi Waluyo.

Pada pemeriksaan penyakit batuk yang tidak kunjung sembuh itu diketahui yang bersangkutan positif terinfeksi virus HIV/AIDS.

"Saat ini yang bersangkutan dalam perawatan klinik VCT RSUD Wlingi, "terangnya.

Djoko mengakui jika selama ini pihaknya kesulitan mendekati kelompok pemandu lagu yang juga salah satu kelompok beresiko tinggi penyebaran HIV/AIDS.

"Kita belum pernah melakukan cek darah ke kelompok ini (pemandu lagu), "terangnya.

Yang dilakukan petugas medis selama ini lebih banyak melakukan pengambilan sampel darah kepada para penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kendati demikian, sebagian besar penderita HIV/AIDS berasal dari eks penghuni lokalisasi dan ibu rumah tangga.

"Untuk ke depan kita akan berusaha masuk ke sana (pemandu lagu), "pungkasnya.

Seperti diketahui, pada bulan lalu, petugas juga menemukan satu warga Kota Blitar yang juga positif terinfeksi HIV/AIDS.

Sementar jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Blitar terhitung Januari-Juli 2013 mencapai 66 jiwa dengan 26 diantaranya meninggal dunia.

Kelompok buruh migran (TKI/TKW) menjadi salah satu penyumbang terbesar angka penderita HIV/AIDS.

Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Ahmad Tamim meminta Pemkab Blitar segera melakukan deteksi dini penyebaran HIV/AIDS, khususnya yang ditularkan kelompok TKI.
"Ini harus diantisipasi sejak dini, " ujarnya singkat.
(lns)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
1 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
2 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
4 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
5 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
5 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
6 jam yang lalu
Infografis
5 Dampak Positif yang...
5 Dampak Positif yang Didapat Houthi karena Serangan Koalisi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved