Kompolnas segera klarifikasi Kapolres Batanghari

Kamis, 24 Oktober 2013 - 15:13 WIB
Kompolnas segera klarifikasi...
Kompolnas segera klarifikasi Kapolres Batanghari
A A A
Sindonews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akan segera melakukan klarifikasi terkait dugaan Kriminalisasi Polres Batanghari terhadap Ariansyah. Kompolnas akan memanggil Kapolres Batanghari, AKBP Robert A Sormin, terkait kasus tersebut.

Komisioner Kompolnas, Edy Saputra Hasibuan, mengatakan jika Kompolnas akan melakukan klarifikasi atas semua pengaduan masyarakat terkait kinerja kepolisian. Termasuk juga terkait dengan kasus dugaan kriminalisasi yang di dilakukan oleh Kapolres Batanghari.

"Kami minta Kapolda Jambi segera menindaklanjuti pengaduan tersebut," katanya, Kamis (24/10/2013).

Dia melanjutkan, bila dalam investigasi ditemukan ada kesalahan, maka Kapolda tidak boleh ragu untuk mengambil tindakan tegas. Meskipun begitu, ia tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Kita tidak mau pandang bulu, bila memang terbukti bersalah maka langsung ambil tindakan," tegasnya.

Seperti diketahui, kasus ini mencuat ketika LSM Peduli Bangsa pada bulan Juli 2013 melaporkan Ariansyah yang saat itu menjabat sebagai Kepala BKD Batanghari diduga melakukan korupsi atas proses penerimaan CPNSD 2009.

Saat itu Ariansyah meloloskan Anisah S.Kom dalam seleksi administratif CPNS Formasi Guru, padahal Anisah tidak memiliki sertifikat Akta Mengajar (Akta IV).

Alasan Ariansyah meloloskan Anisah karena sesuai UU No.14/2005 dan PP No.74/2008 bahwa program Akta Mengajar sudah tidak memiliki landasan hukum. Selain itu prioritas kebutahan guru komputer menjadi faktor utama.

Karena dari proses selesksi CPNSD formasi guru hanya diambil dua peringkat terbaik. Sehingga Anisah lolos dan masuk dalam dua peringkat terbaik.

Ternyata Polres Batanghari menjadikan laporan BPKP Jambi sebagai acuan, karena dalam laporan BPKP disebutkan negara mengalami kerugian sekira Rp106 juta akibat menggaji Anisah sejak diterima sebagai CPNS sampai terakhir bulan Juli 2013.

Ariansyah mulai ditahan tanggal 5 Juli 2013, dan ditangguhkan penahanannya pada 17 september yang lalu akibat desakan Gabungan LSM.

Baca juga: Kapolres Batanghari dilaporkan ke Kompolnas
(rsa)
Berita Terkait
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
2 Oknum Polisi Aniaya...
2 Oknum Polisi Aniaya Warga, Kapolres Aceh Timur Minta Maaf ke Korban
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
4 Sinyal Iran Akan Segera...
4 Sinyal Iran Akan Segera Melakukan Serangan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved