Ribuan buruh di Surabaya demo cabut Inpres UMK

Kamis, 17 Oktober 2013 - 12:46 WIB
Ribuan buruh di Surabaya...
Ribuan buruh di Surabaya demo cabut Inpres UMK
A A A
Sindonews.com - Ribuan buruh dari berbagai elemen di Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto, menggelar aksi demonstrasi, di depan gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Akibat aksi buruh ini, sejumlah jalur protokol di Surabaya mengalami kemacetan panjang. Bahkan, aparat kepolisian menutup akses jalan di depan gedung negara itu.

Pantauan di lapangan, selain mengendarai truk dengan bak terbuka, para buruh juga berkonvoi menuju gedung Grahadi. Mereka menuntut dicabutnya Intruksi Presiden (Inpres) No.09 tahun 2013 tentang Penyusunan UMK.

Lebih jauh, mereka mendesak kenaikan UMK senilai 50 persen dari UMK sebelumnya dan juga penghapusan tenaga kerja kontrak. Massa yang datang mayoritas berasal dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) LEM (Logam, Elektrik, Mesin), serta Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

"Kalau UMK tetap dipaksakan menggunaka Inpres, maka massa buruh akan kita terjunkan seluruhnya, ini masih separuhnya," kata Ketua DPC LEM Surabaya Muadji Santoso, dalam orasinya, Kamis (17/10/2013).

Menurutnya, buruh wajib menolak Inpres tersebut. Sebab, regulasi tersebut mengebiri hak buruh untuk mendapatkan upah yang layak. Dia menjelaskan, Inpres tersebut memberikan batasan kenaikan upah maksimal hanya 10 oersen. Padahal, kenaikan upah hanya mencapai sekitar 30 persen tiap tahunnya.

Sambil membentangkan spanduk dan poster, buruh seakan tidak mempedulikan terik mentahari. Dengan hadangan kawat berduri, massa tetap bersemangat berorasi bergantian di atas truk bak terbuka.

Aparat kepolisian pun berjaga dan mengatur arus lalu lintas. Karena volume massa di Jalan Gubernur Suryo terus meningkat, polisi menutup Jalan Gubernur Suryo.
(san)
Berita Terkait
Menaker Ungkap 3 Langkah...
Menaker Ungkap 3 Langkah Wujudkan Hasil Konferensi Perburuhan Dunia
Dapat Dukungan Nyapres,...
Dapat Dukungan Nyapres, Ganjar Ajak KSPSI Bahas Agenda Perburuhan
Kembali Potong Pajak...
Kembali Potong Pajak Impor, Inggris Kecualikan Pelanggar HAM dan Perburuhan
Jumhur Hidayat Janji...
Jumhur Hidayat Janji Peraturan Perburuhan Dirombak jika Anies-Muhaimin Menang Pilpres
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved